INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

27 Lulusan Academy Operator Training PT GAM Terserap Kerja di PT MGE dan PT KAI

admin - 10000 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Memasuki awal September, PT Ganda Alam Makmur (PT GAM) menorehkan prestasi dalam upaya pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Melalui program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan, PT GAM secara resmi meluluskan 27 siswa Academy Operator Training (AOT) Batch-V, Selasa (1/9/2026).

Seluruh lulusan tersebut mencatatkan serapan kerja 100 persen, dengan langsung direkrut menjadi operator alat berat oleh perusahaan mitra kerja PT GAM.

Acara kelulusan yang diselenggarakan di Ruang Bimantara, Training Center Km 12 Site PT GAM, dihadiri langsung oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) PT GAM, HRGA Manager PT Mega Global Energy (PT MGE), HC Manager PT Karunia Armada Indonesia (PT KAI), beserta jajaran manajemen PT GAM.

Ke-27 pemuda yang lulus merupakan warga dari 14 desa binaan di area lingkar tambang PT GAM. Mereka sebelumnya merupakan pemuda berusia 21-25 tahun yang berstatus belum bekerja dan belum memiliki keahlian terapan.

Kehadiran program AOT secara spesifik dirancang untuk menjawab tantangan sosial-ekonomi lokal dengan menjembatani ketimpangan keterampilan teknis warga setempat terhadap tingginya standar kebutuhan industri pertambangan. Dari total 27 lulusan, 20 siswa resmi bekerja di PT MGE, sementara tujuh siswa lainnya diterima bekerja di PT KAI.

Selama enam bulan masa pendidikan yang intensif, para siswa ditempa secara komprehensif. Prosesnya dimulai dari Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik), materi kelas teknis dan nonteknis seperti critical thinking dan manajemen finansial, orientasi lapangan, hingga On the Job Training (OJT).

Menariknya, penguasaan unit alat berat dilakukan melalui simulator mutakhir guna meminimalisasi risiko kecelakaan operator pemula, menjaga efisiensi bahan bakar, serta memastikan aktivitas operasional tambang tidak terganggu selama masa pelatihan.

KTT PT GAM, Sumargiyanto, mengingatkan para lulusan mengenai besarnya tanggung jawab yang kini mereka emban.

“Saya berpesan agar para lulusan AOT Batch-V yang telah diterima bekerja harus selalu berhati-hati, menumbuhkan rasa memiliki ke perusahaan, dan tanggung jawab penuh dalam bekerja. Perusahaan tambang seperti PT GAM dan mitra kerjanya adalah industri padat modal. Jika terjadi kerusakan unit akibat kelalaian, kerugiannya akan berdampak signifikan, baik kepada perusahaan maupun kepada pekerja itu sendiri,” tegas Sumargiyanto.

 

Kualitas lulusan AOT ini turut diakui oleh mitra kerja perusahaan. HRGA Manager PT MGE, Kasiyanto, menegaskan bahwa alumni AOT memiliki standar keterampilan yang mumpuni.

“Lulusan AOT dari batch sebelumnya yang bekerja di PT MGE terbukti sebagai karyawan yang terampil dan berkualitas. Kami berekspektasi agar alumni Batch-V ini dapat menampilkan performa serupa. Program AOT ini adalah bukti nyata kepedulian PT GAM terhadap peningkatan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di area operasional,” puji Kasiyanto.

Sementara itu, HC Manager PT KAI, Fiki Fajri, memberikan wejangan yang berfokus pada budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Kalian harus berkomitmen mengutamakan keselamatan karena insiden tidak hanya merugikan perusahaan, tapi juga diri sendiri. Pedulilah dengan keadaan di sekitar. Ingat, ada keluarga yang menanti kalian pulang dengan selamat di rumah,” pesan Fiki.

Rasa syukur mendalam diungkapkan oleh perwakilan siswa. Rafly, alumni AOT Batch-V yang kini resmi direkrut sebagai Operator Motor Grader di PT KAI, menyatakan betapa program ini mengubah jalan hidupnya.

“AOT tidak hanya melatih skill, tetapi mendidik kami untuk hidup disiplin, berkarakter, berintegritas, dan menjadikannya wadah pendewasaan diri yang tepat. Mewakili rekan-rekan, saya berterima kasih kepada PT GAM yang telah memberikan kesempatan emas ini untuk meningkatkan taraf kehidupan kami dan menjadi bekal penting di masa depan,” ungkap Rafly.

Melalui keberlanjutan program AOT, PT Ganda Alam Makmur berharap dapat terus menekan angka pengangguran di desa-desa binaan serta mencetak SDM lokal yang andal, berkarakter kuat, dan siap bersaing di industri pertambangan nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!