INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Otorita IKN Perkuat Pengendalian Karhutla, Siapkan Tujuh Klaster hingga Cadangan Air

Jibril Daulay Jibril Daulay - 6400 views

NUSANTARA, INDEKSMEDIA.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Nusantara melalui tiga tahapan utama, yakni pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan.

Langkah tersebut telah disiapkan sejak sebelum memasuki musim kemarau 2026 dan terus dijalankan untuk mengantisipasi potensi peningkatan risiko karhutla di kawasan IKN.

Salah satu upaya utama dilakukan melalui pembentukan Satuan Reaksi Cepat Multi Pihak Pengendalian Karhutla. Satuan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Otorita IKN, Kementerian Kehutanan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, pemerintah desa dan kelurahan, perusahaan, organisasi lingkungan hidup, hingga relawan.

Kelompok relawan tersebut terdiri atas Masyarakat Peduli Api, Mitra Polhut, serta relawan pemadam kebakaran.

Untuk mempercepat respons ketika terjadi kebakaran, wilayah pengendalian karhutla di IKN dibagi menjadi tujuh klaster. Pembagian dilakukan secara partisipatif dengan mempertimbangkan sebaran posko, ketersediaan peralatan, sumber daya manusia, serta aksesibilitas di masing-masing wilayah.

Setiap klaster dipimpin oleh seorang koordinator yang berasal dari unsur Otorita IKN, pemerintah kecamatan, maupun perusahaan. Penentuan koordinator disesuaikan dengan karakteristik dan komposisi para pihak yang terlibat di setiap klaster.

Masing-masing klaster juga dilengkapi informasi harian mengenai perkembangan titik panas dan lokasi sumber air. Data tersebut digunakan untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus memudahkan pengerahan personel dan peralatan ketika terjadi kebakaran.

Koordinasi penanganan dilakukan hingga tingkat tapak dengan melibatkan seluruh anggota klaster.

Dalam pelaksanaannya, penanggulangan karhutla mencakup pemadaman api, penyekatan untuk mencegah api meluas, serta pembasahan dan pendinginan area yang telah dipadamkan. Langkah terakhir dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Setelah proses pemadaman selesai, area yang terdampak tetap dipantau untuk mengantisipasi potensi munculnya kembali api.

Kegiatan pemadaman melibatkan Otorita IKN bersama pos pemadam kebakaran, BPBD, UPT Dinas Kehutanan, UPT Kementerian Kehutanan, perusahaan, relawan, serta seluruh anggota Satuan Reaksi Cepat.

Aparatur sipil negara Otorita IKN juga menjalankan piket secara bergantian di sejumlah posko untuk mendukung patroli dan pemantauan kawasan.

Antisipasi Kekeringan Berkepanjangan

Selain penanganan langsung di lapangan, Otorita IKN menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi potensi kekeringan berkepanjangan.

Salah satunya melalui penambahan pasokan air dengan memanfaatkan air dari Waduk Sepaku Semoi. Otorita IKN memasang jaringan pipa untuk mendukung kebutuhan air sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi kering.

Otorita IKN juga bekerja sama dengan BMKG dan TNI Angkatan Udara dalam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 22–25 Agustus 2026.

Operasi tersebut dilakukan untuk membantu menjaga pasokan air sekaligus mengurangi risiko karhutla. Hujan yang dihasilkan dari pelaksanaan OMC kemudian ditampung di sejumlah titik, termasuk Waduk Sepaku Semoi.

Upaya menjaga ketersediaan air juga dilakukan melalui pengembangan cadangan air tanah. Otorita IKN saat ini melaksanakan penyelidikan geolistrik sebagai tahap awal untuk mengetahui potensi sumber air bawah tanah.

Pengeboran air tanah direncanakan dilakukan pada minggu keempat September 2026.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pengendalian karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

“Pengendalian karhutla bukan pekerjaan satu lembaga. Ini ikhtiar bersama pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menjaga Nusantara sebagai kota hutan yang aman dan berkelanjutan,” ujar Basuki.

Selain memastikan kesiapan personel dan peralatan, Otorita IKN juga memberikan perhatian terhadap kondisi petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla.

Dukungan tersebut antara lain dilakukan melalui distribusi multivitamin kepada petugas pemadam. Otorita IKN menilai kondisi dan daya tahan petugas merupakan bagian penting dalam menjaga efektivitas pengendalian kebakaran di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!