INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Air Baku Sangatta Selatan di Ambang Batas Aman, Perumdam Kutim Siapkan Peringatan Dini

Jibril Daulay Jibril Daulay - 5300 views

SANGATTA, INDEKSMEDIA.ID – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Kabupaten Kutai Timur mengantisipasi penurunan debit air baku di area intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cabang Sangatta Selatan di tengah musim kemarau.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan air baku tetap terjaga sehingga proses pengolahan dan distribusi air bersih kepada masyarakat dapat berjalan normal.

Direktur Utama Perumdam Kutai Timur, Suparjan, mengatakan kondisi debit air yang terus menurun membuat pihaknya perlu melakukan pengaturan aliran di sekitar titik pengambilan air baku.

“Saat ini air perlu dibendung dan diarahkan agar tetap terkonsentrasi di area intake, sehingga proses pengambilan air baku dapat berjalan dengan baik,” ujar Suparjan di Sangatta, Jumat (4/9/2026).

Suparjan mengatakan pihaknya telah meninjau langsung kondisi sumber air dan infrastruktur intake IPA Sangatta Selatan. Peninjauan dilakukan untuk memetakan kendala teknis yang muncul akibat berkurangnya volume aliran air baku di lokasi pengolahan.

“Melihat kondisi air yang makin berkurang dan berisiko mengganggu proses pengolahan sebagai bahan baku, maka tim teknis harus mengambil langkah taktis berupa pengaturan aliran,” jelasnya.

Petugas kemudian diarahkan untuk mengatur aliran air agar tetap terkonsentrasi di titik pengambilan. Pemantauan kondisi sumber air juga dilakukan secara berkala sehingga setiap perubahan debit dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Menurut Suparjan, meski kondisi sumber air mengalami penurunan akibat musim kemarau, debit air baku di intake IPA Sangatta Selatan masih berada di ambang batas aman untuk mendukung operasional pengolahan.

Karena itu, masyarakat di wilayah Sangatta diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan air bersih. Namun, masyarakat tetap diminta menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan pemborosan selama musim kemarau panjang.

“Kami akan selalu memantau dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat apabila sumber air baku mengalami penurunan drastis yang menyebabkan gangguan operasional,” katanya.

Perumdam Kutai Timur memastikan pemantauan terhadap sumber air baku akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar potensi gangguan pelayanan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!