Warung Makan dan Tempat Cuci Motor di Samarinda Terbakar, Satu Orang Luka Ringan
SAMARINDA, INDEKSMEDIA.ID – Sebuah warung makan yang juga digunakan sebagai tempat pencucian sepeda motor di Jalan Ciptomangunkusumo, RT 04, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Samarinda Seberang, terbakar pada Kamis (23/7/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu orang mengalami luka ringan dan bangunan mengalami kerusakan akibat dilalap api.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.20 Wita. Saat kejadian, warung diketahui sedang tutup sehingga tidak ada aktivitas memasak di dalam bangunan yang dihuni satu kepala keluarga dengan lima anggota tersebut.
Salah seorang saksi, Ahmad, mengatakan api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang bangunan, tepatnya di sekitar lemari pendingin. Dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan menjalar ke bagian dalam bangunan.
“Warung memang sedang tutup hari ini. Tidak ada yang memasak. Saya melihat api muncul dari arah belakang, tepatnya di sekitar kulkas. Ketika saya lihat lagi, api sudah membesar di dalam bangunan,” ujarnya.
Material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar. Warga tidak sempat melakukan pemadaman awal karena kobaran api sudah terlanjur meluas saat pertama kali diketahui.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda sekitar pukul 10.25 Wita. Petugas segera mengerahkan personel menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengatakan fokus utama petugas saat tiba di lokasi adalah mengendalikan api agar tidak meluas.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 10.25 WITA mengenai kebakaran di Jalan Ciptomangunkusumo. Tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya,” katanya.
Dalam penanganan tersebut, Disdamkarmat mengerahkan personel dari dua posko dengan tiga unit mobil pemadam. Operasi pemadaman juga melibatkan relawan serta pemadam swasta, sehingga total enam unit mobil tangki dan sekitar 15 mesin pompa portabel diterjunkan ke lokasi.
Proses pemadaman berlangsung relatif cepat karena lokasi kebakaran berada di tepi jalan sehingga memudahkan akses armada menuju titik api.
“Alhamdulillah tidak ada kendala berarti di lapangan. Lokasi berada di pinggir jalan sehingga armada bisa langsung menjangkau titik kebakaran. Api berhasil kami kuasai sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dilakukan,” pungkas Supriyanto.
Selain petugas pemadam kebakaran, Tim Respons Bencana Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur juga diterjunkan untuk membantu penanganan dan pengamanan lokasi.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno mengatakan kehadiran personel Brimob merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat saat terjadi kondisi darurat.
“Setiap laporan kejadian menjadi prioritas bagi personel kami untuk segera ditindaklanjuti. Kehadiran Tim Respons Bencana di lapangan merupakan bentuk pengabdian Brimob dalam membantu masyarakat, mengamankan lokasi, serta mendukung percepatan penanganan musibah agar dampaknya dapat diminimalisir,” ujarnya.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, kerugian material akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan.



Tinggalkan Balasan