INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

WFH Jelang Akhir Pekan, Bupati Kutim Ardiansyah Justru Khawatir Dimanfaatkan ASN untuk Liburan Lebih Cepat

Jibril Daulay Jibril Daulay - 13600 views
ilustrasi ASN bekerja di pinggir pantai (indeksmedia)

INDEKSMEDIA, SANGATTA — Rencana penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih belum diputuskan. Pemerintah daerah menilai kebijakan tersebut berpotensi disalahgunakan, terutama untuk kepentingan libur akhir pekan.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa WFH yang diterapkan pada hari Jumat justru dimanfaatkan sebagian ASN untuk bepergian di luar rumah.

“Saya melihat kalau hari Jumat itu disuruh WFH, bagi orang Kutai Timur itu bahaya. Nanti bukan di rumah, tapi ada di Pulau Miang atau sebagainya. Nah, itu bahayanya,” ujarnya kepada awak media, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, posisi hari Jumat yang berdekatan dengan Sabtu dan Minggu membuka peluang terjadinya penyalahgunaan kebijakan, yang berujung pada menurunnya kedisiplinan ASN.

Ia menegaskan, tujuan utama WFH sebenarnya adalah meningkatkan efisiensi kerja, termasuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Namun, manfaat tersebut hanya akan tercapai jika ASN benar-benar bekerja dari rumah selama jam kerja.

Karena itu, Ardiansyah menyebut peluang penerapan WFH di Kutim saat ini masih berada di kisaran 50 persen. Pemerintah daerah masih mempertimbangkan berbagai aspek sebelum mengambil keputusan.

“Kemungkinan besar fifty-fifty. Tidak kita ikuti atau kita buat pengetatan. Betul-betul WFH di rumah, bukan di pasar atau di pantai. Yang dimaksud itu WFH harus standby di rumah,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa pengawasan ketat, kebijakan tersebut dikhawatirkan memicu absensi terselubung dan berdampak pada kualitas pelayanan publik.

“Itu hari Jumat, besoknya Sabtu, lalu Minggu. Ya bahaya itu. Jadi Kutim belum memutuskan untuk mengambil kebijakan tersebut atau tidak,” pungkasnya.

Pemkab Kutim memastikan setiap kebijakan yang diambil nantinya tetap mengutamakan disiplin ASN serta menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!