INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

BLKI Mandiri Sendat, Bupati Kutim Desak Progres Terbaru

admin - 11600 views
Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman saat membawakan sambutan di opening ceremony pelatihan berbasis kompetensi.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Proyek Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Mandiri di Kutai Timur belum menunjukkan perkembangan signifikan meski telah dirancang sejak beberapa tahun lalu. Kondisi ini mendapat perhatian Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, yang mendesak adanya laporan terbaru sekaligus percepatan pembangunan.

Sorotan tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Batch 1 tahun 2026 di Gedung BLKI Mandiri, Senin (27/04/2026). Di tengah kegiatan pelatihan yang tetap berjalan, dia menilai progres fisik pembangunan belum sesuai target awal.

Seharusnya, kata dia, proyek ini sudah tuntas dalam rentang waktu yang telah direncanakan. Namun realitas di lapangan masih jauh dari harapan.

“Prediksi saya mungkin terkait dengan anggaran yang saat ini menurun. Tapi saya minta ini segera dilaporkan, karena sampai saat ini saya belum menerima laporan terbaru,” ujar Ardiansyah.

Dia menekankan pentingnya pelaporan yang jelas dan berjenjang dari pihak terkait. Bagi pemerintah daerah, BLKI Mandiri bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari program strategis untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan.

Ardiansyah menilai fasilitas pelatihan berskala besar seperti BLKI menjadi kebutuhan mendesak, terutama dalam menghadapi dinamika sektor pertambangan yang berdampak langsung pada lapangan kerja.

“BLKI ini sangat strategis, karena menjadi tempat kita menciptakan SDM yang handal dan siap mandiri,” jelasnya.

Menurutnya, jika BLKI dapat difungsikan secara optimal, peluang kerja dan usaha masyarakat di Kutai Timur akan semakin terbuka luas.

Meski pembangunan belum rampung, pelatihan tetap digelar setiap tahun. Hal ini juga mendapat apresiasi dari Ardiansyah, meski ia mengingatkan agar kualitas dan frekuensinya terus ditingkatkan ke depan.

“Paling tidak setiap tahun ada satu atau dua kali pelatihan. Tapi ke depan tentu harus lebih ditingkatkan,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!