Sekolah Lansia Kutim Berjalan Rutin, DPPKB Target Jangkau Seluruh Kecamatan
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mengembangkan Program Sekolah Lansia sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia. Memasuki pelaksanaan rutin, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim melakukan pemantauan di sejumlah lokasi untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai tujuan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DPPKB Kutim, Yuriansyah, bersama Kepala Bidang Ketahanan Kesejahteraan Keluarga, Ani Saida, meninjau pelaksanaan program pada Jumat (31/7/2026). Rangkaian kunjungan diawali di Sekolah Lansia Mawar, Jalan Damai, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara.
Dalam kesempatan itu, Yuriansyah mengapresiasi semangat para peserta yang aktif mengikuti kegiatan. Menurutnya, Sekolah Lansia bukanlah pendidikan formal, melainkan wadah pembelajaran yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan kualitas hidup masyarakat usia lanjut.
“Ini bukan sekolah seperti yang dibayangkan banyak orang. Yang diberikan adalah edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para lansia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, materi yang diberikan disusun secara terarah dengan melibatkan tenaga profesional, mulai dari ahli gizi, dokter spesialis hingga psikolog. Seluruh pembelajaran mengusung konsep lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.
Yuriansyah mengatakan, pemerintah ingin para lansia tetap memiliki peran dalam keluarga dan lingkungan, bukan dipandang sebagai beban. Karena itu, berbagai materi kesehatan dan penguatan kapasitas diri terus diberikan agar mereka tetap mandiri dan produktif.
Di Sekolah Lansia Mawar, peserta menerima edukasi kesehatan dari dr. Barnard dari RSUD Kudungga yang membahas pola hidup sehat, pencegahan penyakit degeneratif, serta pentingnya mengenali gejala penyakit sejak dini.
Usai dari Teluk Lingga, rombongan melanjutkan pemantauan ke Sekolah Lansia Sekar Kedaton di Desa Sangatta Utara dengan narasumber Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kutim, Yuli Kalalembang. Kunjungan kemudian diteruskan ke Sekolah Lansia Sekar Melati di Dusun Kabo Jaya, Desa Swarga Bara, serta Sekolah Lansia Bina Sehat. Seluruh sekolah lansia tersebut kini melaksanakan kegiatan secara rutin setiap Jumat.
DPPKB Kutim menargetkan program ini dapat diperluas hingga mencakup seluruh desa di 18 kecamatan di Kutai Timur sehingga semakin banyak lansia yang memperoleh akses terhadap pendidikan kesehatan dan pemberdayaan.
Sebagai bentuk apresiasi, para peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran nantinya akan mengikuti prosesi wisuda. Saat ini, lebih dari 200 lansia telah terlibat dalam program yang tersebar di empat lokasi, menandai komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang belajar sekaligus pemberdayaan bagi warga lanjut usia. (*)



Tinggalkan Balasan