Pemkot Samarinda Siapkan Skema Resmi untuk Jukir Liar, Andi Harun: Jangan Dimusuhi, Tapi Ditata
SAMARINDA,INDEKSMEDIA.ID – Wali Kota Samarinda, Andi Harun lebih mengutamakan pendekatan penataan dalam menangani maraknya juru parkir liar di Kota Samarinda. Alih-alih sekadar penindakan, pemerintah kota menyiapkan skema agar para jukir bisa masuk ke sistem resmi dengan penghasilan lebih layak.
Menurutnya, persoalan parkir tidak bisa dilihat dari satu sisi semata. Di satu sisi masyarakat mengeluhkan tarif tak wajar, namun di sisi lain ada aspek mata pencaharian yang juga harus dipertimbangkan.
Dia mengungkapkan tarif parkir resmi sesuai peraturan daerah adalah Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil di tepi jalan umum.
Namun praktik di lapangan kerap berbeda, bahkan ada pungutan yang jauh melebihi ketentuan.
“Kita ingin tata kelola parkir diperbaiki tanpa mematikan mata pencaharian. Jukir diajak masuk sistem resmi dengan penghasilan lebih layak, tapi harus patuh aturan supaya masyarakat juga tidak dirugikan,” tegasnya.
Selain penataan administratif, Pemkot juga menyiapkan penerapan sistem parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi dan meminimalkan potensi kebocoran pendapatan.
Sistem ini diharapkan mampu menciptakan kontrol yang lebih baik sekaligus memberikan kepastian tarif kepada masyarakat.
Meski demikian, Andi Harun tetap mengingatkan pentingnya peran warga dalam pengawasan. Ia meminta masyarakat tidak ragu menolak jika diminta membayar di luar tarif resmi.
“Kalau tarif motor dua ribu diminta sepuluh ribu, masyarakat juga jangan mau. Kalau ada pemaksaan atau ancaman, laporkan karena itu sudah masuk pelanggaran,” ujarnya.
Dia menambahkan, dokumentasi dan laporan warga akan menjadi dasar pemerintah untuk mengambil langkah tegas apabila ditemukan unsur pelanggaran atau intimidasi di lapangan.
Dengan kombinasi penataan sistem, pemberdayaan jukir, serta partisipasi publik, Pemkot berharap persoalan parkir liar dapat ditangani secara adil tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat maupun keberlangsungan pekerjaan para juru parkir. (yah)



Tinggalkan Balasan