https://www.zeverix.com/

INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Dinkes Kutim Rilis Data Kualitas Udara : Sangatta Utara Aman Dua Hari Ke Depan

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr. Yuwana Sri Kurniawati.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyampaikan kualitas udara di wilayah Sangatta Utara diprediksi berada dalam kondisi aman hingga dua hari ke depan.

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada karena kondisi udara di sejumlah kecamatan lainnya masih berada pada kategori tidak sehat akibat dampak kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan perkiraan kondisi aman untuk Sangatta Utara tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemantauan berkala yang dilakukan tim kesehatan.

“Untuk sementara prediksi dua hari ke depan udara Sangatta Utara aman, namun tetap dipantau perkembangan terus-menerus,” kata dr. Yuwana, Jumat (25/9/2026).

Berdasarkan data pemeriksaan kualitas udara melalui puskesmas setempat, kondisi udara di Kutai Timur saat ini terbagi dalam beberapa kategori.

Wilayah Teluk Lingga, Sangkulirang, Rantau Pulung, dan Sandaran berada dalam status aman, sedangkan Sangatta Selatan berada di kategori sedang.

Sebaliknya, kondisi udara di beberapa wilayah tercatat kurang baik. Wilayah Kaubun, Tepian Baru, Kaliorang, Batu Ampar, Karangan, dan Teluk Pandan berada dalam kategori tidak aman.

Sementara itu, Muara Ancalong, Wahau I dan II, Sepaso, Kombeng, Muara Bengkal, Busang, Long Mesangat, serta Telen masih masuk kategori tidak sehat.

dr. Yuwana menjelaskan tingkat keamanan udara tidak selalu bisa diukur secara visual dari tebal atau tipisnya asap.

Oleh karena itu, pengujian menggunakan alat ukur di puskesmas terus dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat.

Data kualitas udara yang dihimpun Dinas Kesehatan ini menjadi salah satu dasar pertimbangan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam menentukan berbagai kebijakan daerah, termasuk pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah-sekolah yang wilayahnya terdampak asap.

Masyarakat imbau untuk tetap menjaga kesehatan serta mengikuti petunjuk teknis yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah selama kondisi cuaca dan kualitas udara belum stabil. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!