INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Andi Harun Prediksi 90 Persen Borneo FC Juara Liga Super League, Laga vs PSM Jadi Penentu

Jibril Daulay Jibril Daulay - 5000 views
Suporter Borneo FC bentangkan spanduk mini bertuliskan "Borneo FC Sampai Kiamat" untuk mendukung klub Pesut Etam di Stadion Segiri, Samarinda (dok Borneo FC)

INDEKSMEDIA, SAMARINDA — Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai peluang Borneo FC Samarinda untuk menjuarai BRI Super League 2025/2026 sangat besar, asalkan mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.

Pernyataan itu disampaikan Andi Harun pada Jumat (17/4/2026) saat audiensi bersama media online yang didirikan Dahlan Iskan, Disway, di kantor Wali Kota.

Andi Harun melihat posisi klasemen dan sisa pertandingan yang akan dihadapi Pesut Etam.

“Analisa saya, tahun ini Borneo FC 90 persen juara, asal konsisten. Melihat sisa lawan, hampir semua di bawah level, kecuali Makassar saat tandang. Kalau bisa seri saja, peluang makin besar untuk juara,” ujarnya.

Saat ini persaingan papan atas masih dipimpin Persib Bandung dengan 64 poin, disusul Borneo FC dengan 60 poin. Sementara Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 55 poin.

Dengan selisih empat poin dari puncak dan tujuh pertandingan tersisa, peluang Borneo FC untuk merebut posisi teratas masih terbuka lebar. Namun, konsistensi menjadi faktor penentu, terutama dalam menghadapi tekanan di fase akhir kompetisi.

Andi Harun menyoroti laga tandang melawan PSM Makassar sebagai ujian paling berat. Menurutnya, jika Borneo FC mampu setidaknya mencuri satu poin dari laga tersebut, maka jalan menuju gelar juara akan semakin terbuka.

Secara matematis, prediksi tersebut cukup beralasan. Dengan asumsi Borneo FC mampu meraih poin maksimal dari laga-laga melawan tim papan tengah dan bawah, tambahan satu poin di laga berat seperti melawan PSM bisa menjadi pembeda dalam perebutan gelar.

Selain itu, tekanan juga berada di pihak Persib Bandung yang harus mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim. Sementara itu, Persija Jakarta masih berpotensi menjadi kuda hitam jika mampu memaksimalkan sisa pertandingan.

Dalam konteks ini, Borneo FC berada di posisi strategis—cukup dekat untuk menyalip, namun juga harus menjaga jarak dari pesaing di bawahnya.

Dengan performa yang relatif stabil sepanjang musim dan dukungan penuh dari publik Samarinda, optimisme terhadap peluang juara pun semakin menguat. Namun seperti yang diingatkan Andi Harun, kunci utama tetap satu: konsistensi di setiap pertandingan tersisa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!