INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Kejar Podium Porprov, Kutim Target Tiga Besar

admin - 1400 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Kutai Timur tak ingin sekadar menjadi peserta pelengkap pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser, November 2026 mendatang. Setelah gagal menembus tiga besar pada edisi sebelumnya, fokus kini diarahkan pada satu misi utama, mengubah peraih medali perak dan perunggu menjadi penyumbang emas.

Strategi itu mengemuka dalam rapat koordinasi persiapan Porprov yang digelar di Gedung KONI Kutim, Kamis (11/6/2026).

Pemerintah daerah, KONI, dan seluruh cabang olahraga mulai memetakan peluang realistis untuk mendongkrak posisi Kutim di klasemen akhir.

Wakil Bupati Kutim sekaligus Ketua Kontingen Porprov Kutim, H. Mahyunadi, menilai target masuk tiga besar bukan perkara mudah.

Meski secara peringkat Kutim hanya terpaut satu tingkat dari zona podium, selisih medali emas dengan daerah pesaing masih cukup lebar.

“Kalau melihat posisi memang tinggal naik satu peringkat. Tetapi dari sisi perolehan medali, kita masih tertinggal sekitar 51 medali dari peringkat ketiga. Ini yang harus kita kejar bersama,” ujarnya.

Menurut mantan Ketua DPRD Kutim itu, waktu yang tersisa menuju Porprov tidak cukup untuk membangun kekuatan baru dari nol.

Karena itu, pendekatan yang dipilih adalah memaksimalkan atlet yang sudah ada, terutama mereka yang sebelumnya mampu mencapai final atau finis di posisi kedua dan ketiga.

Baginya, peluang terbesar menambah emas justru berasal dari atlet-atlet yang selama ini sudah berada di level kompetitif.

“Yang harus kita dorong sekarang bagaimana atlet yang kemarin meraih perak dan perunggu bisa naik menjadi emas. Karena penentuan peringkat itu ditentukan jumlah emas, bukan banyaknya perak atau perunggu,” tegasnya.

Di sisi lain, Kutim juga harus beradaptasi dengan aturan baru yang membatasi usia atlet maksimal 30 tahun. Kebijakan tersebut membuat sejumlah atlet berprestasi yang pernah menjadi andalan daerah tidak lagi memenuhi syarat tampil.

Meski demikian, Mahyunadi menilai kondisi itu tidak hanya dialami Kutim, tetapi juga seluruh kabupaten dan kota peserta Porprov.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutim, Basuki Isnawan, mengungkapkan proses verifikasi kekuatan kontingen telah rampung dilakukan terhadap 29 cabang olahraga.

Verifikasi tersebut tidak hanya mendata jumlah atlet, tetapi juga mengukur kebutuhan masing-masing cabor, program persiapan yang diperlukan, hingga target prestasi yang dipasang menjelang keberangkatan ke Paser.

“Semua data sudah kita bahas bersama, mulai dari atlet, kebutuhan pertandingan sampai target yang ingin dicapai masing-masing cabang olahraga,” kata Basuki.

Data hasil verifikasi itu akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan selama beberapa bulan ke depan. Pemerintah daerah bersama KONI juga akan menyelaraskan kebutuhan setiap cabor agar persiapan berjalan lebih terarah.

Basuki menegaskan, masa persiapan yang tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal melalui pemusatan latihan, uji tanding, dan peningkatan kualitas pembinaan atlet.

“Kita ingin seluruh kebutuhan cabang olahraga dapat terakomodasi dengan baik sehingga atlet bisa fokus berlatih dan tampil maksimal saat Porprov nanti,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!