INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Administrasi Beasiswa Gratispol Dibenahi, Mahasiswa Kuliah di Luar Kaltim Juga Dapat di 2026

Jibril Daulay - 30500 views
Poster Program Gratispol Pemprov Kaltim. (Ist)

SAMARINDA, INDEKSMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menaruh perhatian serius pada pembenahan administrasi program beasiswa GratisPol menyusul masih adanya mahasiswa yang belum menerima pencairan dana.

Pemprov menegaskan, evaluasi dan penyempurnaan data penerima menjadi kunci agar penyaluran bantuan pendidikan tersebut tepat sasaran dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan bahwa keterlambatan pencairan bukan disebabkan kendala anggaran, melainkan proses verifikasi berlapis yang harus dipenuhi oleh mahasiswa maupun pihak perguruan tinggi. Menurutnya, tahapan ini penting untuk memastikan keabsahan data penerima.

“Beasiswa itu ada prosesnya. Kalau penerima sudah memenuhi syarat, tentu akan dicairkan. Tapi soal detail waktu pencairan, saya belum cek satu per satu karena masih berjalan tahapan administrasi,” ujar Seno Aji, Sabtu (3/1/2025).

Ia mengakui, sebagian besar keluhan datang dari mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) dan mahasiswa asal Kaltim yang menempuh pendidikan di luar daerah.

Dalam beberapa kasus, pencairan tertunda karena dokumen pendukung dari kampus belum lengkap.

“Masih kita proses. Untuk yang di wilayah Kaltim, sebagian besar sudah berjalan,” katanya.

Pemprov Kaltim memastikan program GratisPol tetap menjadi prioritas hingga tahun 2026. Seluruh kategori penerima, mulai dari mahasiswa PTN, PTS, hingga mahasiswa luar daerah dan luar negeri, ditargetkan menerima haknya setelah proses administrasi diselesaikan.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Dasmiah, mengungkapkan bahwa hingga akhir 2025, program GratisPol telah menjangkau belasan ribu mahasiswa di 10 kabupaten/kota. Total anggaran yang telah dialokasikan mencapai puluhan miliar rupiah.

Untuk PTN dalam daerah, tercatat 10.116 mahasiswa sebagai penerima dengan anggaran Rp46,4 miliar. Sedangkan PTS dalam daerah mencakup 6.710 mahasiswa dengan dana Rp35,1 miliar. Program ini juga menyasar mahasiswa luar provinsi dan luar negeri.

“Tujuan akhirnya, mahasiswa yang dibantu melalui GratisPol dapat kembali dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Kalimantan Timur,” tutup Dasmiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!