Lepas 172 Siswa SMAN 1 Sangatta Selatan, Wabup Kutim Ajak untuk Lanjutkan Pendidikan
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Pelepasan 172 siswa kelas XII angkatan XVII SMAN 1 Sangatta Selatan berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Selasa (14/4/2026).
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, dalam sambutannya mengingatkan bahwa pilihan setelah lulus bukan perkara mudah.
“Ini fase penting yang pasti membutuhkan kesiapan, serta keberanian dalam mengambil keputusan. Kalau bisa jangan dulu cari kerja, usahakan untuk menempuh pendidikan selanjutnya,” ujarnya.
Pesan itu tidak datang tanpa alasan. Mahyunadi menilai, ke depan persaingan kerja akan semakin ketat dan menuntut kualifikasi yang lebih tinggi.
“Kedepan, dibutuhkan skill sarjana untuk kebutuhan tenaga kerja. Oleh karena itu, disini anak-anakku sekalian telah memasuki fase baru, maka akan dihadapkan pada perubahan keilmuan pola belajar,” terangnya.
Dia juga menyinggung perubahan besar yang akan dihadapi para siswa saat beralih ke dunia kampus dari sistem belajar yang terarah menjadi lebih mandiri. Hal yang, menurutnya, seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi lulusan baru.
Di sisi lain, pemerintah daerah, kata dia, tidak tinggal diam. Berbagai upaya mulai disiapkan untuk memastikan generasi muda Kutai Timur punya akses pendidikan dan peluang kerja yang lebih baik.
“Kita punya perguruan tinggi, ada STAIS, STIPER. kita akan melakukan revitalisasi, salah satunya gedung pendidikan agar lebih layak digunakan. Kemudian revitalisasi kebijakan. Kita ingin lulusan perguruan tinggi di Kutai Timur menjadi prioritas agar diterima kerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Kutai Timur. Untuk itu, kami mohon dukungan, apa yang menjadi rencana kami ini bisa terlaksana dengan baik,” jelasnya.
Dukungan itu juga diwujudkan lewat program beasiswa. Mulai dari pembiayaan penuh hingga bantuan sebagian, termasuk kerja sama dengan perusahaan dan perguruan tinggi di berbagai daerah.
“Selain itu, Pemerintah Kutai Timur juga memberikan beasiswa. Ada beberapa program beasiswa seperti Kutim Tuntas. Beasiswa ini memberikan biaya penuh hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Ada pula beasiswa stimulan, yaitu beasiswa sebagian untuk mendukung biaya kuliah. Kemudian ada beasiswa hasil kerjasama Pemkab Kutim dengan beberapa perusahaan di Kutai Timur dan perguruan tinggi di Indonesia,” imbuhnya. (*)



Tinggalkan Balasan