Akses Rantau Pulung-Sangatta Rusak Parah, Syaiful Bahri : Tidak Perlu Parsel Lebaran, Masyarakat Butuh Jalan Layak
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat Kecamatan Rantau Pulung mengeluhkan kondisi jalan penghubung Rantau Pulung-Sangatta yang rusak parah. Kerusakan tersebut membuat akses transportasi terganggu, bahkan sebagian warga terpaksa memutar melalui jalur Bengalon.
Keluhan warga ini mendapat perhatian Anggota DPRD Kutai Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Syaiful Bahri. Dia mengungkapkan dirinya telah berulang kali menerima laporan langsung dari masyarakat terkait kondisi jalan tersebut.
“Intinya pihak terkait harus cepat merespon setiap keluhan warga, baik pemerintah atau swasta. Saya sudah beberapa kali ditelepon masyarakat terkait hal tersebut. Bahkan kemarin saya didatangi beberapa tokoh masyarakat, pak Alex,pak mujiono dan pak watiman selaku perwakilan masyarakat ranpul. Kata mereka kami tidak perlu bingkisan segala parsel lebaran kami minta jalan kami bisa dilewati secara layak,” ujar Syaiful Bahri.
Menurutnya, kondisi ini menjadi sorotan serius karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, terlebih menjelang momentum Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas warga.
Politisi PKS itu juga mengaku merasa tidak nyaman sebagai wakil rakyat apabila kembali ke daerah pemilihan tanpa membawa hasil nyata berupa perbaikan infrastruktur.
“Kami sebagai anggota legislatif dapil 2 merasa malu kalau balik ke dapil kalau tidak ada buah tangan berupa perbaikan-perbaikan infrastruktur yang memadai,” ungkapnya.
Syaiful Bahri menegaskan masyarakat kini mulai mempertanyakan realisasi janji-janji pembangunan pemerintah daerah, termasuk program prioritas yang telah dicanangkan.
“Mereka menagih janji-janji pemerintah melalui 50 program itu terlalu luas. Kami minta Infrastruktur jadi skala prioritas tidak ada kata tawar menawar. Saya sebagi anggota DPRD kalau diarahkan dengan pokir yang ada dapat menangani berapa meter aja. dan kami tidak ada dana cadangan atau dana darurat untuk perbaikan infrastruktur,” tegasnya.
Dia berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret agar perbaikan jalan Rantau Pulung-Sangatta dapat direalisasikan secepatnya, sehingga aktivitas masyarakat kembali lancar. (*)



Tinggalkan Balasan