Empat Tahanan Kabur Polsek Sangkulirang Ditangkap Semua, Kapolres Kutim Laporkan ke Polda
SANGATTA, INDEKSMEDIA.ID – Empat tahanan yang sempat melarikan diri dari sel Polsek Sangkulirang akhirnya berhasil ditangkap seluruhnya dalam waktu empat hari. Penangkapan ini menutup rangkaian perburuan intensif aparat kepolisian sejak insiden kaburnya para tahanan tersebut.
Keempat tahanan yang kabur masing-masing Andi A bin Asrudin dan Ahmad Kadafi alias Gesa bin Sulaeman (kasus pencurian dengan pemberatan), Alhafsi alias Hafsi bin Hasmin (perkara narkotika), serta Rudy (kasus pencabulan).
Berdasarkan laporan Polres Kutai Timur, dua tahanan lebih dulu ditangkap pada Jumat siang sekitar pukul 13.40 Wita, yakni Ahmad Kadafi alias Gesa dan Rudy. Keduanya diringkus di lokasi terpisah tanpa perlawanan berarti.
Selanjutnya, Alhafsi alias Hafsi, tersangka kasus narkotika, ditangkap Jumat (9/1/2026) malam sekitar pukul 20.10 Wita di kawasan perkebunan Jalan Poros 3 Blok 23 PT SKP, Afdeling Fanta. Sementara itu, Andi A bin Asrudin sebagai tahanan terakhir berhasil diamankan pada Minggu (11/1/2026).
Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tim gabungan menuntaskan pengejaran tersebut.
“Akhirnya, mendung sudah terbit cerah di hati. Alhamdulillah,” ujarnya, Minggu (11/1).
AKBP Fauzan menyampaikan bahwa keberhasilan ini telah dilaporkan langsung kepada pimpinan tertinggi kepolisian di Kalimantan Timur.
“Tadi saya juga sudah laporan sama Pak Kapolda, Pak Wakapolda. Beliau menyampaikan rasa terima kasih yang luar biasa kepada rekan-rekan,” tegasnya di hadapan tim.
Menurut Fauzan, keberhasilan menangkap kembali keempat tahanan bukan sekadar tugas rutin, melainkan menyangkut marwah institusi kepolisian. Namun hal paling disyukuri adalah seluruh personel kembali dengan selamat.
“Kita patut berbahagia dan bersyukur. Anggota tidak ada yang cedera ataupun luka. Operasi ini berjalan dengan prinsip zero accident,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, keempat tahanan langsung dipindahkan dari Sangkulirang ke Markas Polres Kutai Timur di Sangatta dengan pengawalan ketat.
“Hati-hati di perjalanan, perjalanan kita masih panjang,” pesan Kapolres sebelum menutup arahan dengan doa bersama.
Sebelumnya diberitakan, kaburnya para tahanan terungkap setelah salah satu penghuni sel berteriak memberi tahu bahwa tahanan di ruang sebelah telah melarikan diri. Petugas menemukan teralis bagian atas sel dalam kondisi bengkok dan rusak, yang diduga digunakan para tahanan sebagai alat untuk meloloskan diri.



Tinggalkan Balasan