https://www.zeverix.com/

INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

DPPKB Kutim Jamin Mutu dan Keamanan Alokon untuk Layanan KB Masyarakat

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur memperketat tata kelola dan pengawasan logistik Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon).

Langkah ini diambil untuk menjamin seluruh pasangan usia subur di Kutim menerima pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang aman, bermutu, dan terhindar dari risiko penggunaan produk kedaluwarsa.

Komitmen tersebut dibuktikan DPPKB Kutim saat menerima kunjungan pengawasan dan evaluasi dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), BKKBN Kaltim, serta BPOM Kaltim di Gudang Alokon DPPKB Kutim, Sangatta Utara, Senin (28/9/2026).

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DPPKB Kutim, Yuriansyah T, menegaskan bahwa jajarannya menerapkan standar ketat dalam pencatatan, penyimpanan, hingga penyaluran alokon seperti pil, suntik, kondom, implan, dan IUD ke seluruh fasilitas kesehatan.

“Di gudang ini ada berbagai kebutuhan Alokon untuk pelayanan KB, seperti pil, suntik, kondom, implan dan jenis lainnya. Semuanya harus dicatat dan disimpan dengan baik supaya ketika dibutuhkan, kondisinya masih layak digunakan,” jelas Yuriansyah.

Yuriansyah menekankan bahwa DPPKB Kutim tidak hanya memantau jumlah ketersediaan fisik, melainkan secara aktif memilah masa berlaku (expiry date) setiap produk agar rantai distribusi berjalan tepat sasaran.

Dia menjamin alokon yang tidak layak pakai dipastikan keluar dari jalur pelayanan umum.

“Kalau sudah kedaluwarsa, tentu tidak boleh diberikan kepada masyarakat. Barangnya harus dipisahkan dan diproses sesuai aturan, termasuk untuk pemusnahan,” tegasnya.

Dia menambahkan, alokon kedaluwarsa hanya bisa difungsikan untuk kebutuhan peragaan pelatihan teknis dengan syarat ketat dan tidak akan pernah tersalurkan dalam pelayanan medis langsung.

“Yang sudah kedaluwarsa tidak boleh dipakai untuk pelayanan. Kalau ada yang bisa dimanfaatkan untuk pelatihan, itu pun harus sesuai prosedur. Jadi keamanan masyarakat tetap menjadi yang utama,” tambahnya.

Pengawasan menyeluruh dari DPPKB Kutim ini turut mendapat apresiasi dari Penata Kependudukan dan KB BKKBN Kaltim, Achmad Syarief, yang menilai sistem pengelolaan di gudang DPPKB Kutim sangat vital dalam menjaga kualitas alokon hingga diterima oleh masyarakat di tingkat tapak. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!