INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

DLH Kutim Dorong Warga Kembangkan Budidaya Cacing dari Sampah Organik untuk Topang Bank Sampah

Jibril Daulay Jibril Daulay - 2000 views

SANGATTA, INDEKSMEDIA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur mendorong masyarakat Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, untuk mengembangkan budidaya cacing yang memanfaatkan limbah sampah organik rumah tangga.

Ajakan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Persampahan DLH Kutim, Jurianto, saat menghadiri serah terima dan peresmian Rumah Bank Sampah Benua Makmur Bersinar binaan PT Ganda Alam Makmur (GAM), Kamis (4/6/2026).

Menurut Jurianto, berdasarkan hasil penelitian Universitas Gadjah Mada (UGM), komposisi sampah di Kutai Timur didominasi sampah organik yang mencapai sekitar 60 persen. Karena itu, pengelolaan sampah tidak seharusnya hanya berfokus pada sampah non-organik seperti plastik.

Ia menjelaskan, meskipun sampah plastik memiliki nilai jual, biaya operasional yang dibutuhkan dalam pengelolaannya juga cukup besar sehingga diperlukan sumber pendapatan lain untuk mendukung keberlanjutan bank sampah.

“Kalau nanti bergerak di plastik saja, rugi Bapak-Ibu, operasionalnya tidak nutup. Tetapi dari organiknya tetap kita kembangkan, nantinya bisa jadi pakan ayam yang bernilai protein tinggi,” kata Jurianto.

Menurutnya, budidaya cacing dari sampah organik dapat menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Selain menghasilkan cacing sebagai bahan pakan ternak, pengembangannya juga dapat mendukung usaha peternakan ayam kampung hingga budidaya ikan air tawar.

“Jadi dari ekonominya inilah yang akan menghidupi salah satu operasional bank sampah. Kalau hanya plastik yang dikembangkan, tidak sesuai dengan biaya operasionalnya. Tapi kalau semua turunannya kita jadikan ekonomi tinggi, hasilnya akan lebih baik,” ujarnya.

Untuk mendukung program tersebut, DLH Kutim menyatakan siap memberikan pelatihan kepada pengelola bank sampah dan masyarakat, mulai dari pengolahan kompos hingga teknik budidaya cacing tanah.

Meski demikian, Jurianto menegaskan keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada komitmen masyarakat dan pengelola bank sampah dalam menjalankan program secara berkelanjutan.

“Kita akan berkolaborasi. Apa yang bisa kami berikan dari Dinas Lingkungan Hidup akan kami dukung. Yang penting komitmennya Bapak-Ibu, karena yang paling berat dalam pengelolaan sampah itu adalah komitmennya,” tegasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!