Forum Petani Sawit Kaltim Dorong Mekanisme Penetapan Harga TBS Lebih Transparan
SAMARINDA,INDEKSMEDIA.ID – Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) Kalimantan Timur (Kaltim) mengusulkan adanya penyesuaian mekanisme penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit agar lebih transparan dan berkeadilan bagi seluruh pihak dalam industri sawit.
Ketua FPKS Kaltim, Asbudi, mengatakan penyesuaian tersebut penting untuk menjaga keseimbangan hubungan antara petani, perusahaan, dan pemerintah daerah dalam ekosistem perkebunan kelapa sawit.
“Kami mengusulkan agar penyesuaian harga TBS mempertimbangkan komponen utama seperti harga Crude Palm Oil (CPO), harga kernel, indeks K, biaya pengolahan, serta faktor koreksi lainnya, sehingga dapat mencerminkan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, usulan itu tidak semata-mata bertujuan untuk mendorong kenaikan harga TBS, melainkan memastikan sistem penetapan harga berjalan secara adil dan berkelanjutan.
“FPKS tidak dalam posisi berhadap-hadapan dengan perusahaan, namun ingin memastikan petani memperoleh harga yang wajar, sementara perusahaan tetap dapat menjalankan usahanya secara sehat dan berkelanjutan,” terangnya.
FPKS Kaltim juga mendorong adanya forum bersama yang melibatkan pemerintah, perusahaan, dan perwakilan petani untuk membahas mekanisme penetapan harga TBS secara terbuka.
Melalui forum tripartit tersebut, diharapkan proses penetapan harga dapat dilakukan secara berkala, transparan, serta memperkuat kepercayaan antar pemangku kepentingan di sektor perkebunan sawit.
FPKS menilai pendekatan kolaboratif berbasis data akan membantu menjaga stabilitas industri kelapa sawit di Kalimantan Timur, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tanpa mengganggu keberlangsungan usaha perusahaan. (*)



Tinggalkan Balasan