INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Membanggakan, Pemuda Asal Kutai Timur Wakili Indonesia di AVC 2026

admin - 10700 views
Muhammad Shafa Pandya didampingi ibunda, Kepala Dinas Olahraga Kutim, Basuki Isnawan, dan Ketua PBVSI Kutim, H. Ardiansyah saat bertemu dengan Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Kutai Timur tidak hanya memiliki sumberdaya alam yang berlimpah, tapi juga sumberdaya manusia yang unggul.

Tak jarang, banyak tokoh yang berasal dari Kutai Timur tampil di berkarir Nasional bahkan Internasional.

Terbaru, seorang atlet muda asal Kutai Timur, Muhammad Shafa Pandya (17), dipastikan akan memperkuat Indonesia dalam ajang Asian Volleyball Championship (AVC) yang digelar di Pontianak.

Siswa kelas 2 SMK Hasanuddin tersebut menjadi salah satu pemain muda yang dipersiapkan tampil di level internasional setelah menunjukkan performa konsisten di berbagai kompetisi.

Shafa mulai menekuni bola voli secara serius sejak akhir masa sekolah menengah pertama (SMP). Kariernya berkembang dari level daerah saat memperkuat Kutai Timur di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), hingga menembus kompetisi nasional Proliga 2026.

Bersama klub Garuda Jaya, dia turut membawa timnya finis di peringkat keempat pada musim debut. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum tampil membela Indonesia di ajang AVC.

Dalam persiapan menuju kejuaraan, Shafa menjalani latihan intensif yang terbagi antara penguatan fisik di pusat kebugaran dan pematangan teknik di lapangan.

“Awalnya karena orang tua juga atlet voli, jadi saya ikut latihan sejak kecil,” ujar Shafa saat berkunjung ke Kantor Bupati Kutim untuk memohon doa restu, Selasa (29/4/2026).

Selain fokus pada latihan, Shafa juga tetap menjalankan pendidikan dengan sistem pembelajaran daring guna menyesuaikan jadwal latihan bersama klub di luar daerah.

Dia mengakui tantangan terbesar selama menjalani proses sebagai atlet adalah menjaga konsistensi di tengah rutinitas latihan yang padat.

“Tantangan terbesar itu rasa bosan karena latihan setiap hari. Biasanya saya atasi dengan refreshing, jalan-jalan, atau kulineran,” katanya.

Dukungan keluarga turut menjadi faktor penting dalam perjalanan kariernya. Orang tuanya yang merupakan mantan atlet voli berperan dalam menjaga disiplin, termasuk memastikan pola latihan dan kebutuhan gizi tetap terpenuhi.

Dengan kesempatan tampil di AVC, Shafa diharapkan mampu membawa pengalaman baru sekaligus meningkatkan kualitas permainan di level internasional.

“Harapannya bisa tampil maksimal dan dapat pengalaman yang bagus. Semoga ke depannya bisa ikut berkontribusi untuk generasi timnas yang lebih baik,” pungkasnya. (kopi3/kopi8/kopi13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!