Tunggu Restu Bupati dan Kondisi Udara Membaik, Dispora Kutim Siap Laksanakan Kembali Car Free Day
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Program Car Free Day (CFD) yang mengintegrasikan ajang olahraga, lapak UMKM, serta sentra pelayanan publik terpadu di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) direncakan kembali dilaksanakan. Kegiatan favorit warga tersebut sempat vakum akibat kendala teknis serta buruknya kualitas udara di wilayah setempat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan punya rencana melanjutkan program yang sebelumnya telah sukses menarik antusiasme masyarakat tersebut.
Pihaknya kini tengah berkoordinasi intensif dengan jajaran kepolisian dan pemerintah daerah agar arena CFD dapat diaktifkan lagi secara rutin.
“Harapan kami, Car Free Day ini kegiatan berjalan yang harus diteruskan. Kami kan kemarin memancing saja, tinggal bagaimana teman-teman kepolisian menyambut ini semua dengan baik dan bisa dijalankan. Mungkin karena kesibukan masing-masing, saat ini belum berjalan kembali,” ujar Basuki, Rabu (30/9/2026).
Sejatinya, Dispora Kutim berencana mengulirkan kembali CFD bertepatan dengan momen Hari Olahraga Nasional (Haornas). Namun, rencana tersebut terpaksa ditahan akibat ancaman kabut asap yang menyelimuti kawasan Kutim.
Basuki menekankan pentingnya mengedepankan keselamatan dan kesehatan warga sebelum memutuskan pembukaan kembali kawasan bebas kendaraan bermotor tersebut.
“Kemarin sebenarnya kami ingin buat bersamaan dengan Hari Olahraga Nasional, cuma terkendala di kabut asap. Tapi kami akan minta izin dulu ke Pak Bupati. Kalau Bupati mengizinkan, kita jalankan. Karena kan ada edaran mengenai asap, kalau ada edaran lalu tetap dijalankan CFD, bisa jadi bumerang juga,” jelasnya.
Dia pun mengingatkan betapa besarnya manfaat kegiatan CFD yang sudah dirasakan masyarakat selama ini.
Kehadiran berbagai stan pelayanan langsung—seperti perpanjangan SIM, pembuatan SKCK, cek kesehatan, hingga pengurusan administrasi kependudukan—selalu sukses menghidupkan roda perekonomian para pelaku UMKM lokal.
“Kegiatan itu keren, bukan hanya olahraga tapi ada juga lainnya, seperti pelayanan SKCK, pelayanan SIM, pelayanan kesehatan, pelayanan kependudukan. Pembuatannya terpadu dan UMKM juga ikut hidup di sana,” tutup Basuki. (adv)



Tinggalkan Balasan