SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi, 477 Siswa Akan Tempati Kampus Baru
NUSANTARA, INDEKSMEDIA.ID – SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin siap menyambut tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 72 pamong administrasi telah tiba di Nusantara sebagai bagian dari persiapan operasional sekolah berasrama yang akan mulai dihuni ratusan siswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan, mengatakan kedatangan para pamong menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh aktivitas pendidikan di kampus baru dapat berjalan sesuai rencana.
“Pamong administrasi sudah tiba di IKN. Sebagian datang melalui jalur udara sejak 21 Juni, sementara yang menggunakan jalur laut bersama material, kendaraan operasional, dan perlengkapan sekolah tiba hari ini. Saat ini seluruh pamong administrasi sudah berada di IKN,” ujarnya, Senin (23/6/2026).
Di lingkungan SMA Taruna Nusantara, pamong merupakan tenaga pendidik, pengasuh, dan personel pendukung yang bertugas menjalankan proses pembelajaran, pembinaan karakter, serta operasional sekolah berasrama.
Rudi menjelaskan, saat ini SMA Taruna Nusantara IKN memiliki 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi. Sementara pamong pengajar dan pengasuh masih menjalani pembekalan di Magelang dan dijadwalkan tiba di IKN pada 25 Juni 2026.
Sekolah juga bersiap menyambut 477 siswa pada tahun ajaran baru. Sebanyak 237 siswa yang naik ke kelas XI akan mulai menempati kampus IKN pada 9 Juli 2026. Mereka merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara IKN yang sebelumnya belajar di Magelang karena kampus di IKN masih dalam tahap pembangunan.
Adapun 240 siswa baru kelas X akan mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) di Magelang selama tiga bulan sebelum bergabung di kampus IKN pada awal Oktober 2026.
Rudi mengatakan pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama telah rampung 100 persen pada Maret 2026 dengan penyediaan ruang kelas, laboratorium, gedung utama, dan asrama siswa.
“Pembangunan tahap kedua kami targetkan selesai sekitar Oktober atau November tahun ini,” katanya.
Tahap kedua meliputi pembangunan rumah dinas kepala sekolah dan pamong, graha putra, lapangan upacara, poliklinik, laundry, garasi, serta fasilitas pengelolaan sampah.
Selanjutnya, tahap ketiga akan difokuskan pada pembangunan berbagai fasilitas penunjang, seperti Balairung Pancasila, sport center terpadu, lapangan sepak bola, lintasan atletik, kolam renang, lapangan tenis, lapangan voli, fasilitas olahraga dalam ruangan, serta masjid dan gereja.
“Kami mengupayakan seluruh pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN dapat selesai pada tahun 2027,” ujar Rudi.
Sebagai sekolah berasrama dengan sistem beasiswa penuh, SMA Taruna Nusantara terus menjadi salah satu sekolah unggulan yang diminati pelajar dari seluruh Indonesia. Menurut Rudi, seluruh kampus SMA Taruna Nusantara menerapkan kurikulum dan standar pembinaan yang sama, termasuk kampus baru di IKN, Langowan, Sulawesi Utara, dan Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Sementara itu, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan kehadiran SMA Taruna Nusantara semakin melengkapi ekosistem pendidikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Menurutnya, pembangunan kampus tersebut merupakan bentuk kepercayaan terhadap IKN sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul.
“Kehadiran SMA Taruna Nusantara sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya sekolah unggulan dalam menyiapkan kader-kader bangsa yang berkarakter kuat, berintegritas, dan berjiwa patriotik,” kata Troy.



Tinggalkan Balasan