https://www.zeverix.com/

INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Disdikbud Kutim Dorong Sekolah Perkuat Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mendorong penguatan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui penerapan pendidikan inklusi di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Mulyono, mengatakan sejumlah sekolah di Kutai Timur telah menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.

Menurutnya, fasilitas tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah dan peserta didik. Beberapa di antaranya berupa toilet yang lebih mudah diakses, kursi roda, tongkat, serta sarana pendukung lainnya.

“Sebagian sudah, sebagian belum. Karena memang inklusi ini tidak semua sekolah ada program inklusinya,” kata Mulyono dalam wawancara, Kamis (1/9/2026).

Mulyono menjelaskan, sekolah dapat memanfaatkan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun BOS Daerah (BOSDA) untuk memenuhi sejumlah kebutuhan sarana pendukung pendidikan inklusi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan dukungan tersebut, sekolah dapat menyesuaikan fasilitas berdasarkan kondisi dan kebutuhan peserta didik yang dilayani.

“Nanti kalau memang ada sekolah yang sangat besar, tidak menutup kemungkinan dari penyedia sendiri akan menyediakannya,” ujarnya.

Mulyono menyebut sejumlah sekolah di Kutai Timur telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan anak berkebutuhan khusus.

Pendataan terhadap fasilitas yang tersedia juga akan terus dilakukan untuk melihat kebutuhan pengembangan layanan pendidikan inklusi ke depan.

Selain dukungan fasilitas, Mulyono menilai penting bagi sekolah untuk memberikan ruang yang sama kepada anak berkebutuhan khusus dalam berbagai kegiatan pendidikan maupun kegiatan sekolah lainnya.

Dia mencontohkan SMP Negeri 1 yang telah memberikan kesempatan kepada siswa berkebutuhan khusus untuk tampil dalam kegiatan sekolah, termasuk saat acara wisuda atau kelulusan.

Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus juga memiliki kemampuan dan keterampilan yang dapat dikembangkan.

“Pada saat acara wisuda atau kelulusan itu bisa ditampilkan juga, termasuk menampilkan anak-anak yang berkebutuhan khusus. Mereka juga punya keterampilan,” jelasnya.

Mulyono mengatakan pendidikan inklusi pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga bagaimana sekolah menciptakan lingkungan belajar yang dapat memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.

Upaya tersebut akan terus diperkuat Disdikbud Kutim bersama satuan pendidikan agar layanan pendidikan inklusi dapat berjalan semakin baik di sekolah-sekolah yang melaksanakannya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!