INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Bappeda: Akses Jalan-Pelabuhan Jadi Kunci Harga Barang Murah di Kutim

Jibril Daulay Jibril Daulay - 12100 views
Kepala Bappeda Kutim, Januar Bayu Irawan (Foto: Riri/Indeksmedia)

INDEKSMEDIA, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan dan pelabuhan, dalam mendorong daya beli masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim, Januar Bayu Irawan, menyebut bahwa kemudahan akses distribusi barang menjadi faktor utama yang memengaruhi harga di pasaran.

“Karena kita harus akui kemampuan daya beli masyarakat akan naik kalau barang itu murah. Nah, barang itu murah akan bisa dicapai kalau infrastruktur bisa gampang terjangkau,” ujarnya usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kutim Tahun 2027 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, kondisi jalan yang baik serta akses pelabuhan yang terbuka akan menekan biaya transportasi bagi pelaku usaha. Dengan begitu, harga barang yang beredar di masyarakat bisa menjadi lebih terjangkau dan variatif.

Ia mencontohkan, perbaikan konektivitas antar kecamatan dan optimalisasi fungsi pelabuhan akan berdampak langsung pada efisiensi biaya distribusi, terutama dari sisi konsumsi bahan bakar.

“Bagaimana caranya pelabuhan akses terbuka, bagaimana caranya jalan antar kecamatan baik sehingga cost bisnis maupun pebisnis itu bisa ditekan dari segi bensin. Kalau cost itu bisa ditekan, otomatis barang yang tersebar lebih variatif dan lebih murah, lebih terjangkau,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan besaran alokasi anggaran dari APBD untuk pembangunan maupun perbaikan infrastruktur tersebut. Saat ini, pemerintah daerah masih melakukan penghitungan berdasarkan skala prioritas, terutama yang berkaitan dengan mobilitas barang dan pertumbuhan ekonomi.

“Dibutuhkan waktu untuk menghitung alokasi anggaran. Tidak bisa langsung dalam APBD yang ada ini kita mengurusi satu Kutim karena terlalu luas. Tambah lagi untuk khususnya infrastruktur yang menunjang mobilitas barang. Ini yang merupakan prioritas kita yang utama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!