INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Wakar Galangan Kapal di Samarinda Jadi Tersangka Usai Tebas Pria yang Diduga Maling Hingga Tewas

Jibril Daulay Jibril Daulay - 1400 views

INDEKSMEDIA, SAMARINDA — Seorang wakar atau penjaga malam galangan kapal berinisial AA ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya pria berinisial BA di kawasan Jalan Rambutan, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kalimantan Timur.

AA yang bertugas menjaga aset galangan kapal diduga melakukan tindakan berlebihan hingga menyebabkan korban meninggal dunia akibat sabetan parang.

Kapolsek Palaran Kompol Iswanto menjelaskan, insiden bermula saat korban bersama dua rekannya datang menggunakan perahu kecil atau ketinting dan sandar di area galangan kapal.

Namun, polisi memastikan korban belum sempat melakukan aksi pencurian saat kejadian berlangsung.

“Korban belum melakukan tindakan pencurian,” ujar Kompol Iswanto.

Situasi berubah mencekam ketika korban dan rekannya diduga panik lalu mencoba melarikan diri dari lokasi.

AA yang sudah membawa parang sejak berjaga kemudian mengejar korban hingga ke bibir pantai.

“Korban dikejar ke bawah, ke tepian pantai. Saat hendak kabur, korban disabet menggunakan parang oleh wakar,” jelasnya.

Akibat sabetan tersebut, korban mengalami luka robek serius di bagian tangan dan akhirnya meninggal dunia.

Tim Inafis Polresta Samarinda kemudian mengevakuasi jasad korban dari sebuah ketinting yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Polisi mengungkapkan, para penjaga malam di galangan kapal sebelumnya memang meningkatkan kewaspadaan karena kawasan tersebut beberapa kali mengalami kehilangan barang.

Meski demikian, penyidik menilai penggunaan kekerasan oleh tersangka tidak dapat dibenarkan karena korban belum melakukan pencurian.

Saat ini, Polsek Palaran telah memeriksa sedikitnya delapan orang saksi untuk mendalami seluruh rangkaian peristiwa.

AA dijerat Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!