Sakit Hati Ditegur, Pria di Kukar Tikam Mandor Pakai Badik
INDEKSMEDIA, TENGGARONG — Aktivitas di workshop PT MAT, Kecamatan Loa Janan, mendadak mencekam setelah seorang mandor bernama M Pajeri (48) tewas ditikam bawahannya sendiri, Senin malam.
Korban meninggal dunia setelah mengalami dua luka tusuk di bagian dada akibat serangan pelaku berinisial S (23).
Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe menjelaskan, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 19.00 WITA saat pelaku datang ke lokasi kerja untuk menjalani shift malam.
“Sebelum kejadian, pelaku sempat melakukan finger print lalu berjalan menuju ruang ganti mekanik. Saat itu korban hendak pulang usai menyelesaikan shift siang,” ujar Kapolsek.
Tanpa banyak bicara, pelaku mendatangi korban dan langsung menikam korban sebanyak dua kali menggunakan badik.
Korban yang mengalami luka serius sempat mendapat pertolongan, namun nyawanya tidak tertolong akibat kehabisan darah.
Usai melakukan penikaman, pelaku melarikan diri dari area workshop.
Polisi menduga aksi tersebut dipicu rasa sakit hati. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku sering ditegur korban terkait masalah disiplin kerja dan absensi.
“Pelaku merasa sakit hati karena sering ditegur soal kedisiplinan kerja,” jelas AKP Abdillah Dalimunthe.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Loa Janan oleh istri korban.
Tim Garangan Unit Reskrim Polsek Loa Janan yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Dwi Handono langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku di kawasan pinggir Jalan Hauling Rajabasa PT KE, sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.
Dari tangan pelaku, polisi menyita satu bilah badik lengkap dengan sarung berwarna cokelat muda yang diduga digunakan untuk menikam korban.
Saat ini pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polres Kutai Kartanegara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Pelaku dijerat Pasal 466 ayat (3) juncto Pasal 307 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian disertai membawa senjata tajam.



Tinggalkan Balasan