Stan DPPKB Kutim Padukan Edukasi KB, Produk UMKM, dan Aktivitas Anak Muda
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Edukasi keluarga berencana tak harus disampaikan lewat sosialisasi formal. Di Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) 2026, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur menghadirkan pendekatan yang lebih santai melalui layanan KB gratis, produk usaha keluarga, hingga lomba foto selfie untuk menarik perhatian pengunjung.
Konsep tersebut membuat stan DPPKB tak hanya menjadi tempat mencari informasi, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk mengenal program pemerintah sekaligus melihat hasil usaha keluarga akseptor KB.
Stan ini dikunjungi Bupati Kutai Timur H. Ardiansyah Sulaiman bersama Ketua TP-PKK Siti Robiah dan Wakil Bupati H. Mahyunadi. Sejumlah pejabat lainnya juga terlihat menyambangi stan tersebut, di antaranya Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Junarko, Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf. Agussalim Tuo, Wakil Ketua DPRD Prayunita Utami, serta jajaran pejabat pemerintah daerah.
Rombongan disambut Pelaksana Harian (Plh.) Kepala DPPKB Kutim, Yuriansyah T., bersama staf yang bertugas di stan.
Salah satu layanan yang disediakan adalah pembagian kondom dan pil KB secara gratis. Layanan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan pilihan kontrasepsi kepada masyarakat sekaligus membuka ruang bagi pengunjung untuk memperoleh informasi mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.
DPPKB juga membawa produk olahan dari kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA). Beragam camilan dan makanan ringan hasil usaha anggota kelompok tersebut dipajang untuk menarik minat pengunjung.
Kehadiran produk UPPKA memberi ruang bagi keluarga akseptor untuk memperkenalkan hasil usahanya kepada masyarakat yang datang ke arena expo. Dengan begitu, kegiatan pameran tidak hanya dimanfaatkan untuk menyampaikan program pelayanan, tetapi juga membantu memperluas pemasaran produk usaha keluarga.
Sementara itu, untuk mengajak generasi muda ikut meramaikan stan, DPPKB mengadakan lomba foto selfie. Peserta cukup berfoto di area stan, mengunggahnya melalui akun Instagram pribadi, lalu menandai akun resmi DPPKB Kutim.
Cara ini diharapkan membuat informasi tentang program DPPKB lebih mudah menjangkau masyarakat, terutama pengguna media sosial yang sehari-hari akrab dengan konten digital.
Yuriansyah mengatakan, pihaknya ingin menjadikan stan DPPKB sebagai tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk mengenal berbagai program sekaligus menikmati kegiatan yang tersedia.
“Kami ingin stan ini tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga tempat yang menyenangkan. Mampir ke stan kami, dapat informasi, tambah inspirasi, dan abadikan momen terbaik,” ujar Yuriansyah.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DPPKB Kutim berupaya mendekatkan program keluarga berencana kepada masyarakat dengan cara yang lebih menarik. Di saat bersamaan, keikutsertaan kelompok UPPKA menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi usaha keluarga yang dapat terus dikembangkan.
Kehadiran stan ini di PRKE 2026 pun menjadi salah satu cara untuk mempertemukan edukasi keluarga, pelayanan KB, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu ruang yang bisa diakses pengunjung expo. (adv)



Tinggalkan Balasan