INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



KNPI Kutim Sentil SPPG : Program MBG Jangan Matikan Petani Lokal

admin - 6900 views
Sekjen KNPI Kutai Timur, Zulkifli

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Timur mengkritik Kepala Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kutim yang dinilai memprioritaskan bahan pangan impor dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekretaris KNPI Kutim, Zulkifli Alwi, menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan semangat dasar program MBG yang tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Penggunaan bahan impor dalam program MBG ini tidak sejalan dengan tujuan awal program yang ingin meningkatkan kualitas gizi anak sekolah sekaligus memberdayakan masyarakat lokal,” tegas Zulkifli Alwi.

Dia mengingatkan, keberadaan SPPG semestinya menjadi ruang tumbuh bagi petani dan pelaku usaha pangan lokal, bukan justru membuka peluang lebih besar bagi produk luar daerah atau impor yang berpotensi mematikan pasar lokal.

Pernyataan tersebut sejalan dengan penekanan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang sebelumnya menegaskan bahwa program MBG harus berbasis potensi lokal.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sendiri telah meluncurkan SPPG sebagai bagian dari program nasional pemenuhan gizi anak sekolah.

Program ini diharapkan mampu membangun rantai pasok berbasis daerah dan memperkuat kemandirian pangan.

Zulkifli berharap, pelaksanaan MBG di Kutim ke depan benar-benar memberi ruang besar bagi hasil pertanian lokal.

Dia bahkan mendorong agar 30 hingga 40 persen komoditas petani disesuaikan dengan kebutuhan dapur MBG.

“Kami berharap SPPG menjalankan program ini dengan keberpihakan yang jelas terhadap masyarakat. Jika petani dilibatkan, maka bukan hanya gizi anak yang meningkat, tapi juga pendapatan dan kesejahteraan warga,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!