Bupati Kutai Timur Minta Edukasi Pap Smear Sasar Pelajar SMP dan SMA
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, meminta sosialisasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan perempuan terus diperluas, terutama kepada pelajar putri tingkat SMP dan SMA.
Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang sehat dan berkualitas.
Pesan tersebut disampaikan Ardiansyah saat menghadiri kegiatan pemeriksaan pap smear gratis bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Teluk Lingga, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62.
Ardiansyah menegaskan, pemeriksaan kesehatan tidak boleh berhenti pada pelaksanaan layanan semata.
Sosialisasi harus terus berjalan agar masyarakat, khususnya generasi muda perempuan, memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan medis.
“Jangan berhenti sekarang. Terus disosialisasikan kepada anak-anak putri kita, terutama yang ada di SMP dan SMA, supaya mereka betul-betul memahami masalah kesehatan ini,” ujar Ardiansyah.
Dia mengingatkan, generasi muda saat ini merupakan bagian penting dari masa depan Kutai Timur dan Indonesia. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan perlu dibangun sejak usia sekolah agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan mampu berkontribusi dalam pembangunan.
Politisi PKS itu mengaitkan upaya tersebut dengan visi pembangunan Indonesia menuju 2045. Menurutnya, cita-cita besar menyongsong Indonesia Emas harus didukung oleh kualitas sumber daya manusia, termasuk kondisi kesehatan generasi yang akan memasuki usia produktif pada masa tersebut.
Dia meminta agar program pemeriksaan dan edukasi kesehatan perempuan tidak dipandang sebagai kegiatan seremonial yang selesai setelah acara berakhir. Sebaliknya, program tersebut perlu dilanjutkan melalui sosialisasi yang terarah dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Masalah kesehatan itu utama. Kalau hari ini sudah dilaksanakan di tiga puskesmas, silakan puskesmas lainnya juga melakukan. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban di masa yang akan datang,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah menjalankan pelayanan serta BPJS Kesehatan yang turut memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi berbagai pihak dapat memperluas jangkauan layanan preventif bagi masyarakat. (adv)



Tinggalkan Balasan