BMKG: Sebagian Besar Kaltim Diprakirakan Alami Curah Hujan Rendah pada 11–20 Juli 2026
SAMARINDA, INDEKSMEDIA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Timur akan mengalami curah hujan kategori rendah pada periode 11–20 Juli 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengatakan sebagian besar wilayah Kaltim diprediksi menerima curah hujan 0–50 milimeter (mm) dengan peluang kejadian hujan mencapai 80 hingga lebih dari 90 persen.
“Secara deterministik, sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Timur diprediksi akan mengalami curah hujan kategori rendah, yakni 0–50 mm,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (13/7/2026).
Riza menjelaskan, wilayah Kalimantan Timur bagian selatan diperkirakan menerima curah hujan yang lebih rendah, yakni kurang dari 20 mm selama periode tersebut.
Sementara itu, berdasarkan analisis sifat hujan, sebagian besar wilayah Kaltim diprediksi berada pada kategori bawah normal atau berkisar 0–84 persen dibandingkan kondisi klimatologisnya.
BMKG juga mencatat kondisi Hari Tanpa Hujan (HTH) di Kalimantan Timur masih didominasi kategori sangat pendek hingga menengah. Berdasarkan pembaruan data terakhir, sebagian besar wilayah mengalami HTH selama 1–5 hari hingga 11–20 hari.
Durasi Hari Tanpa Hujan terpanjang tercatat di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang telah mengalami HTH selama 16 hari berturut-turut.
BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, meski sebagian besar wilayah diprakirakan memasuki periode dengan curah hujan yang relatif rendah.



Tinggalkan Balasan