INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Bahas Pasar Tumpah dan Pembenahan Pasar Induk, APPIS Audiensi dengan Ketua DPRD Kutim

admin - 9300 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menerima audiensi Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (APPIS) di ruang kerjanya, Kantor Sekretariat DPRD Kutim, Kamis (22/1/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang penyampaian berbagai aspirasi dan keluhan pedagang terkait kondisi Pasar Induk Sangatta.

Dalam audiensi itu, APPIS menyampaikan apresiasi atas kesediaan DPRD Kutim menerima perwakilan pedagang.

Sejumlah persoalan utama disampaikan, mulai dari maraknya aktivitas pasar tumpah, menurunnya minat masyarakat berbelanja di Pasar Induk, hingga kondisi sarana dan prasarana pasar yang dinilai membutuhkan perhatian serius.

APPIS merinci sejumlah kendala teknis yang selama ini dihadapi pedagang, di antaranya sistem drainase yang kurang optimal, atap bangunan yang bocor, pengelolaan sampah yang belum maksimal, keterbatasan ruko, serta perlunya penataan dan pengelolaan pasar yang lebih baik.

Meski telah berkoordinasi dengan instansi terkait, APPIS menilai dukungan DPRD Kutim sangat diperlukan agar solusi dapat diimplementasikan secara lebih efektif.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kutim, Jimmi menegaskan persoalan sampah menjadi salah satu isu krusial yang harus segera ditangani.

Menurutnya, sampah pasar memiliki potensi nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat, misalnya diolah menjadi pupuk.

Dia juga mendorong agar Pasar Induk Sangatta dikembangkan dengan konsep yang lebih menarik, seperti penyediaan ruang bermain anak serta penguatan promosi melalui media sosial guna meningkatkan kembali minat masyarakat.

Jimmi menambahkan, meskipun pengelolaan pasar secara teknis berada di bawah kewenangan UPT Pasar, DPRD Kutim akan tetap menyuarakan aspirasi para pedagang kepada dinas terkait.

Terkait keberadaan pasar tumpah, Politisi PKS itu menekankan aktivitas tersebut harus mengantongi izin resmi serta mendapat persetujuan masyarakat sekitar.

“Ke depan, DPRD Kutim akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk merumuskan solusi terbaik agar aktivitas perdagangan dapat terpusat di Pasar Induk Sangatta secara tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” kata Jimmi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!