Festival Lom Plai dan Sekerat Masuk Kalender Event Kaltim 2026, Wakili Budaya Kutai Timur
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam melestarikan budaya lokal terus diperkuat melalui sektor pariwisata.
Pada kalender event Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026, dua agenda kebudayaan unggulan Kutim, yakni Festival Lom Plai dan Festival Sekerat, resmi terdaftar sebagai bagian dari event daerah.
Kedua festival tersebut diusulkan Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim dan diumumkan bertepatan dengan peluncuran 20 event unggulan Kaltim yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispar Kutim, Akhmad Rifanie, mengatakan dari sejumlah event yang diajukan kabupaten/kota, Kutai Timur diwakili oleh dua festival budaya tersebut.
“Pada saat launching 20 event unggulan Kaltim, yang masuk dari Kutai Timur adalah Festival Lom Plai dan Festival Sekerat,” ujarnya belum lama ini.
Dia menjelaskan, sebelumnya Pemprov Kaltim meminta seluruh daerah menyampaikan daftar event yang rutin digelar dan memiliki kesiapan dari sisi konsep, penyelenggaraan, serta dukungan anggaran.
Berdasarkan hasil koordinasi, Dispar Kutim mengajukan Festival Lom Plai dan Festival Sekerat karena dinilai paling siap dan telah berlangsung secara konsisten setiap tahun dengan dukungan masyarakat serta pemerintah daerah.
Menurut Rifanie, kedua festival itu tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga merepresentasikan kekayaan budaya Kutai Timur yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
“Pertimbangannya karena kesiapan anggaran, konsistensi pelaksanaan, serta nilai budaya yang kuat dan masih dijaga secara turun-temurun,” jelasnya.
Dia mengakui, Kutai Timur masih memiliki banyak event budaya lain yang berpotensi untuk dipromosikan ke tingkat provinsi bahkan nasional. Namun, belum adanya kepastian anggaran membuat tidak semua event dapat diajukan pada kalender event Kaltim 2026.
“Ada event lain yang sebenarnya ingin kami dorong, tapi karena kepastian anggaran belum ada, sementara ini baru dua event tersebut yang bisa dipastikan,” ungkap Rifanie.
Saat ini, Dispar Kutim juga terus melakukan pemetaan berbagai event daerah sebagai bagian dari perencanaan pariwisata jangka menengah.
Salah satu target yang sedang diupayakan adalah mendorong Festival Lom Plai agar kembali masuk dalam Karisma Event Nasional (KEN) 2026 yang dikelola Kementerian Pariwisata RI.
“Kalau sudah masuk event nasional, tentu dukungan promosi dari kementerian akan lebih besar, sehingga kunjungan wisatawan ke Kutai Timur bisa meningkat, termasuk dari luar daerah dan luar negeri,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan