Transparansi Pokir, Andi Harun Minta Warga Awasi DPRD Kaltim Dapil Samarinda
SAMARINDA,INDEKSMEDIA.ID – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menilai penempatan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kalimantan Timur dari daerah pemilihan (dapil) Samarinda dapat menjadi indikator komitmen wakil rakyat terhadap konstituennya.
Wali Kota dua periode itu menyebut, apabila seluruh pokir benar-benar dialokasikan untuk Kota Samarinda, maka hal tersebut layak mendapatkan apresiasi dari masyarakat.
“Pokir itu mandat suara rakyat dan harus kembali ke daerah pemilihannya,” ujar Andi Harun saat menanggapi isu penempatan pokir anggota DPRD dapil Samarinda.
Menurutnya, aspirasi yang diperjuangkan melalui pokir sejatinya merupakan titipan masyarakat yang memberikan suara pada pemilu.
Karena itu, Andi Harun menegaskan masyarakat berhak mengetahui ke mana arah realisasi pokir para wakilnya.
Dia menyebut, apabila ada anggota DPRD dapil Samarinda yang menempatkan atau membagi pokirnya ke luar wilayah kota, maka hal tersebut sudah tidak sejalan dengan prinsip keterwakilan.
“Kalau dibagi ke luar daerah, itu juga sudah keliru. Karena tidak ada kontribusi suara dari daerah lain,” tegasnya.
Meski demikian, Andi Harun mengingatkan agar publik tidak langsung mempercayai isu yang berkembang tanpa dasar data yang jelas.
Dia menilai, keterbukaan informasi harus dibarengi dengan verifikasi agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
“Rumor belum tentu benar, bisa saja salah. Karena itu teman-teman wartawan yang punya kemampuan mencari data, silakan ditelusuri,” ucapnya.
Dia justru mendorong media untuk menyampaikan hasil penelusuran tersebut kepada masyarakat secara terbuka. Bukan untuk kepentingan personal, melainkan sebagai bentuk edukasi publik.
“Tidak perlu melapor ke saya, laporkan ke masyarakat. Sampaikan ke publik,” katanya.
Andi Harun menambahkan, jika hasil penelusuran menunjukkan bahwa seluruh anggota DPRD dapil Samarinda menempatkan 100 persen pokirnya di Kota Samarinda, maka publik perlu mengetahui siapa saja wakil rakyat yang konsisten memperjuangkan aspirasi pemilihnya.
“Supaya masyarakat tahu kepada siapa mereka harus mengucapkan terima kasih. Aspirasi yang diperjuangkan benar-benar aspirasi masyarakat yang memilihnya,” pungkasnya. (yah)



Tinggalkan Balasan