INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Tinjau Lokasi Kebakaran, Bupati: Pemkab Akan Bangun Ulang Pasar Sangkulirang

admin - 17100 views
Bupati Ardiansyah berbincang dengan pedagang saat meninjau lokasi kebakaran pasar Sangkulirang. (ist)

SANGATTA–Pasar Sangkulirang di Kutai Timur (Kutim) baru saja mengalami musibah besar. Pada Kamis dini hari, tanggal 22 Agustus 2024, kebakaran hebat menghanguskan 408 petak kios milik para pedagang. Kebakaran ini diduga kuat akibat hubungan arus pendek. Bencana yang turut membakar harapan hidup ratusan pedagang yang hidup dari perputaran ekonomi di pasar tersebut.

Kebakaran yang terjadi di tengah malam tersebut menimbulkan kerugian materiil yang besar bagi para pedagang, sebagian besar dari mereka kehilangan seluruh harta benda yang tersimpan di kios-kios yang kini hanya tersisa puing-puing. Tidak ada laporan korban jiwa, tetapi kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Puing-puing lapak pedagang usai kebakaran hebat. (ist)

Bupati Kutai Timur, H Ardiansyah Sulaiman, meninjau lokasi kebakaran pada Kamis pagi, 29 Agustus 2024. Didampingi oleh Kepala UPT Pasar Sangkulirang, Bambang Ariandi, Bupati menerima laporan lengkap mengenai situasi pasar pascakebakaran.

Dalam kunjungannya yang berlangsung selama satu setengah jam, Bupati Ardiansyah tampak menyusuri setiap sudut pasar yang telah berubah menjadi lautan abu dan reruntuhan. Ia tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga untuk mendengarkan langsung keluhan dan cerita para pedagang yang menjadi korban. Dengan penuh empati.

Bupati menyapa satu per satu pedagang yang sedang berkumpul di sekitar area yang terbakar, memberikan semangat serta jaminan bahwa pemerintah daerah akan segera bertindak untuk memulihkan situasi.

Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) akan menyusun rencana pembangunan ulang pasar dengan perencanaan yang matang dan terstruktur.

“Kami tidak akan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan terkait lokasi pembangunan pasar yang baru. Semua opsi akan dipertimbangkan, termasuk kemungkinan untuk tetap membangun di lokasi yang sama atau memindahkan pasar ke tempat yang lebih aman,” ujar Bupati Ardiansyah.

Ia juga menginstruksikan UPT Pasar Sangkulirang untuk segera melakukan verifikasi lahan, baik yang merupakan milik pribadi maupun milik pemerintah. Langkah ini dianggap penting untuk menentukan langkah pembangunan yang paling tepat, termasuk kapan pembangunan akan dimulai, konsep apa yang akan digunakan, serta perkiraan biaya yang diperlukan.

Selain pasar, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kelancaran akses transportasi di wilayah tersebut. Dermaga di sekitar pasar yang turut terbakar, dengan panjang 150 meter dan lebar 8 meter, merupakan jalur utama distribusi barang bagi para pedagang dan masyarakat. Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) telah diminta untuk melakukan kajian mendalam mengenai perbaikan dermaga tersebut, guna memastikan akses transportasi tetap berjalan lancar.

Dalam upaya ini, Bupati Ardiansyah meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk berkolaborasi dalam penyusunan rencana pembangunan ulang pasar. Kajian mendalam dari kedua dinas ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang paling efektif dan efisien, yang tidak hanya memulihkan kondisi pasar tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi lokal.

Kunjungan Bupati ke Pasar Sangkulirang disertai sejumlah pejabat, termasuk Kapolsek Sangkulirang Wanto, Danramil Sangkulirang Jabal, Kepala BKPSDM Misliansyah, dan Kasat Pol PP Fata Hidayat. Ardiansyah menekankan pentingnya kerja sama dari semua pihak dalam proses pemulihan ini. Ia meminta agar laporan kepada dinas terkait segera dilengkapi dengan data riil mengenai lahan yang terdampak dan kebutuhan selanjutnya, sehingga proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ulang dapat berjalan dengan lancar.

“Jika kita membiarkan pembangunan berjalan tanpa aturan yang jelas, maka kehadiran pemerintah akan menjadi tidak relevan,” tegas Bupati. (eka)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!