Tangguh, Mandiri dan Berdaya Saing, Ini Makna Visi RPJMD 2025-2029 Kutai Timur
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – DPRD Kutai Timur (Kutim) melaksanakan rapat paripurna ke-46 di ruang rapat paripurna DPRD Kutim, Senin (14/7/2025).
Agenda rapat paripurna kali ialah penyampaian Nota Penjelasan Pemerintah Kabupaten terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutai Timur Tahun 2025-2029.
Mewakili Bupati Kutai Timur (Kutim), H. Ardiansyah Sulaiman, Asisten Administrasi Umum Pemkab Kutim, Sudirman Latif membacakan nota penjelasan Pemerintah tentang RPJMD 2025-2029.
Dia menjelaskan RPJMD Kutim mengusung visi yakni terwujudnya Kutai Timur tangguh, mandiri dan berdaya saing. “Visi ini merupakan cita-cita yang digali dari nilai-nilai yang hidup dan menjadi pedoman dalam masyarakat Kutai Timur secara keseluruhan,” kata Sudirman Latif.
Makna tangguh, kata Sudirman Latif merujuk pada kemampuan Kutai Timur untuk bertahan, berkembang dan menghadapi tantangan.
“Baik yang berasal dari alam, sosial, politik dan ekonomi. Daerah yang tangguh tidak hanya mampu bertahan dalam kondisi sulit, tapi juga lebih dapat pulih dan bangkit lebih kuat setelah menghadapi bencana atau krisis,” urainya.
Selain itu, menuju pada ketahanan ekonomi, sosial, politik, manajemen bencana dan infrastruktur memadai serta siap siaga dan beradaptasi.
Selanjutnya, mandiri bermakna Kutai Timur diharapkan mampu mengelola potensi sumberdaya yang ada secara mandiri dan tidak terlalu bergantung pada bantuan atau intervensi luar.
“Hal ini mencakup kemandirian dalam ekonomi lokal rakyat, pengelolaan pemerintahan. Serta dalam pemberdayaan masyarakat menuju SDM yang berkualitas serta pemberdayaan UMKM dan koperasi,” katanya.
“Makna berdaya saing, kami berharap Kutai Timur harus mampu bersaing secara positif di tingkat regional, Nasional maupun global. Dalam hal ekonomi kualitas SDM, infrastruktur, serta daya tarik bagi investor,” jelasnya.
Hal ini, kata Sudirman bakal mendorong Kutai Timur meningkat dengan signifikan melalui pariwisata branding daerah, inovasi teknologi yang berkemajuan dan pembangunan Kutai Timur yang berkelanjutan. (*)



Tinggalkan Balasan