INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Pasca Tahun Baru, Aktivitas Pasar Sangatta Selatan Masih Lesu

Chaliq - 15000 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Aktivitas perdagangan di Pasar Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), belum menunjukkan peningkatan signifikan usai pergantian tahun. Sejumlah pedagang tetap membuka lapak sejak pagi, namun jumlah pengunjung masih terbilang minim dibandingkan hari-hari normal.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi pasar cenderung lengang, termasuk pada jam-jam yang biasanya ramai. Jika sebelumnya arus pembeli mulai padat sejak pukul 06.00 WITA, kini suasana pasar masih relatif sepi.

Seorang pedagang sayur, Santi (45), menuturkan daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih setelah libur Natal dan Tahun Baru. Dia menilai sebagian warga masih membatasi pengeluaran untuk kebutuhan harian.

“Pembeli ada, tapi tidak seramai biasanya. Mungkin karena masih libur panjang, jadi orang-orang masih menyesuaikan pengeluaran,” ujarnya, Jumat 2 Januari 2025.

Dari sisi harga, beberapa komoditas justru mengalami penurunan dibandingkan jelang akhir tahun. Cabai lokal produksi Sangatta masih berada di kisaran Rp75 ribu per kilogram, sementara cabai kiriman dari luar daerah dijual sekitar Rp60 ribu per kilogram.

“Memang sebelum Natal sempat naik, sekarang sudah mulai turun. Tapi cabai kampung lokal harganya masih tetap,” jelasnya.

Penurunan harga juga terjadi pada bawang. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram, kini berada di kisaran Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Sementara harga tomat turun dari Rp20.000 menjadi sekitar Rp15.000 per kilogram.

Meski harga bahan pokok relatif stabil bahkan cenderung menurun, kondisi tersebut belum berdampak pada peningkatan pendapatan pedagang. Santi mengaku omzet penjualan masih jauh dari kondisi normal.

“Harapannya ke depan ekonomi masyarakat bisa membaik, supaya belanja juga kembali ramai,” tuturnya.

Pedagang ikan, Ramlah (38), juga mengungkapkan kondisi serupa. Menurutnya, penjualan ikan masih fluktuatif dan dipengaruhi faktor cuaca serta pasokan, namun minat beli masyarakat belum meningkat.

“Kalau cuaca bagus dan pasokan banyak, harga bisa turun. Tapi pembelinya sekarang masih biasa saja,” ungkap Ramlah.

Di sisi lain, Pasar Sangatta Selatan tetap menjadi pilihan warga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Namun, sebagian pembeli mengaku kini lebih selektif dalam berbelanja.

Salah seorang pembeli, Fanry, mengatakan dia rutin berbelanja di pasar tersebut karena harga dinilai lebih terjangkau.

“Kalau di sini bisa pilih-pilih, harganya juga masih bisa ditawar. Jadi lebih hemat,” katanya.

Meski demikian, dia berharap kondisi kebersihan dan penataan pasar dapat terus ditingkatkan agar kenyamanan pengunjung semakin baik.

“Kami berharap pasar ini makin bersih dan tertata, supaya orang juga betah belanja,” harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!