INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Mitigasi Bencana Masuki Musim Hujan, Ini yang Dilakukan BPBD Kutai Timur

Chaliq - 11500 views

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – jelang musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mengambil langkah antisipatif untuk mencegah potensi banjir di berbagai wilayah.

Kepala BPBD Kutim, Dr. Hj. Sulastin, S.Sos., M.Kes, menegaskan mitigasi dan kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini agar dampak bencana dapat diminimalkan.

“Kami menggelar rapat mitigasi dan melakukan berbagai langkah konkret seperti pembersihan saluran air, perbaikan drainase, penanaman pohon, pembuatan sumur resapan, penyusunan rencana evakuasi, kesiapsiagaan perlengkapan darurat, serta memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi terkait seperti BMKG dan BPBD,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan pihaknya akan melaky rapat mitigasi dengan melibatkan masyarakat, perangkat desa, dan instansi teknis lainnya untuk menyusun langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan banjir. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga ditingkatkan agar warga memahami potensi risiko dan cara mitigasi bencana.

“Masyarakat perlu dilibatkan secara aktif. Edukasi ini penting agar semua lebih siap dan siaga saat menghadapi situasi darurat,” jelas Sulastin.

Langkah konkret yang digalakkan antara lain pembersihan saluran air, selokan, dan sungai dari sampah untuk memperlancar aliran air. Selain itu, perbaikan sistem drainase dilakukan agar dapat menampung debit air lebih baik.

BPBD juga mendorong masyarakat dan instansi terkait untuk membuat sumur resapan dan kolam retensi, serta melakukan penanaman pohon secara berkelanjutan guna memperkuat struktur tanah dan mencegah erosi.

Sebagai bagian dari mitigasi, BPBD Kutim menyiapkan rencana evakuasi di wilayah rawan, termasuk penentuan titik kumpul dan jalur evakuasi aman menuju tempat yang lebih tinggi.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk memiliki tas siaga bencana yang berisi kebutuhan dasar seperti air minum, makanan tahan lama, obat-obatan, dan senter.

“Pelatihan dan simulasi evakuasi juga akan dilakukan secara rutin agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan jika banjir terjadi,” urainya.

Dia menambahkan, masyarakat diingatkan untuk mengenali kondisi lingkungan sekitar, terutama di area rawan genangan atau banjir.

Tak hanya itu, BPBD Kutim aktif melakukan sosialisasi, edukasi, dan simulasi penanggulangan bencana banjir di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Langkah ini diharapkan menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana.

“Anak-anak harus dibekali pemahaman tentang mitigasi bencana. Mereka adalah generasi yang nantinya bisa menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya,” pungkas Sulastin. (qie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!