Kabar Baik !!! September Uji Coba SPAM Regional, Kerjasama PT Indominco Mandiri dan Pemkab Kutim
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Direktur Perumda Air Minum Kutai Timur (Kutim), Suparjan melakukan kunjungan kerja ke Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional milik PT. Indominco Mandiri, di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.
Kunjungan ini untuk meninjau kesiapan segmen air baku dalam proyek penyediaan air bersih untuk masyarakat.
“Hari ini kita berkunjung ke SPAM Regional PT. Indominco Mandiri Kutai Timur di sisi segmen air baku. Untuk segmen air baku ini merupakan tanggung jawab dari PT. Indominco Mandiri. Ada beberapa segmen yang menjadi tanggung jawab untuk air baku, sementara instalasi pengolahan air dan distribusi jaringan utama menjadi tanggung jawab PUPR Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Suparjan, Senin (7/7/2025).
Dia mengatakan proses pengelolaan air baku yang menjadi fondasi dari layanan air bersih menunjukkan perkembangan positif.
“Alhamdulillah di sisi segmen air baku prosesnya juga sudah baik. Diharapkan di bulan September itu sudah bisa uji coba, jadi secara keseluruhan nanti di beberapa segmen ini, mulai dari sisi air baku, instalasi pengelolaan, dan sisi layanan. Mudah-mudahan akhir tahun bisa semuanya dilanjutkan,” terangnya.
Senada dengan itu, Noviansyah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Timur mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pihak swasta dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih di wilayah Kutai Timur.
“Menindaklanjuti surat undangan beliau dalam rangka untuk penanganan air bersih khususnya di Sangatta, Kecamatan Teluk Pandan, Desa Suka Rahmat, karena memang SPAM Regional dasarnya dari kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Timur, Kota Bontang, dan PT. Indominco Mandiri,” jelas Noviansyah.
Dia juga menegaskan kewenangan dan tanggung jawab dalam proyek ini telah dibagi dengan jelas antara pemerintah provinsi, pihak swasta, serta pemerintah kabupaten dan Kota terkait.
“Kewajiban kami menyediakan tempat pengolahan air bersih dan transmisi utamanya. Sedangkan untuk pipa transmisi dan intake itu menjadi tanggung jawab PT. Indominco Mandiri. Kemudian jaringan distribusi pembagi menjadi tanggung jawabnya pemerintah Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur. Kutai Timur mendapat 50 liter/detik dan 200 liternya kita arahkan ke bontang, tapi 40 yang kearah kandolo yang 10 liter ke arah Samarinda,” imbuhnya. (*)



Tinggalkan Balasan