INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Fenomena Bendera One Piece, Ketua DPRD Kutim Kutip Sikap Gus Dur Soal Bintang Kejora

Chaliq - 24300 views
Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Fenomena pengibaran bendera One Piece di sejumlah wilayah di Indonesia menarik perhatian berbagai kalangan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) Jimmi menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jimmi mengutip pengalaman Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), saat menyikapi isu pengibaran bendera Bintang Kejora di Papua saat itu.

“Kita pernah melihat, ada sejarah ketika Gus Dur diperhadapkan dengan bendera Papua Merdeka. Beliau menyampaikan, setidak-tidaknya jangan lebih tinggi dari Bendera Merah Putih, karena itu simbol negara,” ujar Jimmi usai mengikuti groundbreaking pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Polsek Sangatta Utara, Rabu (6/8/2025).

Menurut Jimmi, fenomena seperti pengibaran bendera One Piece sejatinya bisa dianggap sebagai bagian dari ekspresi komunitas, layaknya bendera klub sepak bola seperti Persija atau Persebaya.

“Sebenarnya tidak masalah menurut pendapat Gus Dur waktu itu. Karena itu sama saja seperti bendera komunitas. Tapi yang paling utama adalah kesatuan NKRI,” tegasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai kritik masyarakat terhadap kinerja Pemerintah sah-sah saja dilakukan. Termasuk kritik dengan menggunakan simbol bendera Jolly Roger itu.

“Kalau ada kritikan kepada pemerintah, itu adalah suatu masukan. Itu dianggap vitamin yang menyegarkan. Dengan kritikan itu, bisa lebih kuat pondasinya untuk mensejahterakan masyarakat,” ucapnya.

Dia menambahkan, kritik sangat diperlukan karena pemerintah juga tidak luput dari kelalaian. Karena itu, menurutnya, kritik berfungsi sebagai pengingat dan pendorong untuk terus memperbaiki layanan publik.

“Ini negara demokratis. Penyampaian pendapat bisa dilakukan melalui lisan dan tulisan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!