INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Empat Hari Pelarian, Kronologi Empat Tahanan Polsek Sangkulirang Kabur dan Ditangkap Lagi

Jibril Daulay Jibril Daulay - 4300 views
Jajaran Polres Kutai Timur berhasil menangkap empat tahanan kabur dari sel Polsek Sangkulirang (dok Polres Kutim)

SANGATTA, INDEKSMEDIA.ID – Empat tahanan yang sempat kabur dari ruang tahanan Polsek Sangkulirang akhirnya berhasil ditangkap kembali seluruhnya dalam waktu empat hari. Penangkapan dilakukan secara bertahap setelah aparat kepolisian melakukan pengejaran intensif sejak insiden pelarian terjadi.

Kronologi Pelarian
Peristiwa kaburnya para tahanan terungkap pada Kamis (8/1/2026) dini hari. Aksi tersebut diketahui setelah salah satu penghuni sel berteriak memberi tahu petugas piket bahwa tahanan di ruang sebelah telah melarikan diri.

Petugas kemudian melakukan pengecekan dan menemukan teralis bagian atas sel dalam kondisi bengkok dan rusak. Potongan besi teralis itu diduga digunakan para tahanan sebagai alat untuk meloloskan diri dari sel. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke pimpinan, dan seluruh personel Polsek Sangkulirang dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Empat tahanan yang kabur masing-masing:

  • Andi A bin Asrudin: kasus pencurian dengan pemberatan
  • Ahmad Kadafi alias Gesa bin Sulaeman: kasus pencurian dengan pemberatan
  • Alhafsi alias Hafsi bin Hasmin: perkara narkotika
  • Rudy: kasus pencabulan

Kronologi Penangkapan
Upaya pengejaran yang dilakukan tim gabungan mulai membuahkan hasil pada Jumat (9/1/2026).

  • Jumat (9/1) pukul 13.40 Wita
    Dua tahanan lebih dulu berhasil ditangkap, yakni Ahmad Kadafi alias Gesa dan Rudy. Keduanya diamankan di lokasi terpisah tanpa perlawanan berarti.
  • Jumat (9/1) pukul 20.10 Wita
    Beberapa jam berselang, polisi kembali meringkus Alhafsi alias Hafsi, tersangka kasus narkotika. Ia ditangkap di kawasan perkebunan Jalan Poros 3 Blok 23 PT SKP, Afdeling Fanta, yang diduga menjadi lokasi persembunyiannya.
  • Minggu (11/1/2026)
    Tahanan terakhir, Andi A bin Asrudin, akhirnya berhasil ditangkap. Dengan tertangkapnya Andi, rangkaian pengejaran empat pelarian resmi berakhir.

Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan jajarannya menuntaskan pengejaran yang sempat menyita perhatian publik tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa keberhasilan penangkapan kembali keempat tahanan itu telah ia laporkan langsung kepada pimpinan tertinggi kepolisian di Kalimantan Timur.

“Saya sudah melaporkan kepada Pak Kapolda dan Pak Wakapolda. Beliau menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada seluruh personel,” tegasnya.

Menurut Fauzan, keberhasilan ini bukan hanya soal tertangkapnya kembali para tahanan, tetapi juga keselamatan personel di lapangan. Operasi pengejaran berlangsung dengan risiko tinggi, namun berhasil diselesaikan tanpa adanya anggota yang terluka.

“Anggota tidak ada yang cedera. Kita bisa melewati ujian ini dengan prinsip zero accident,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, keempat tahanan tersebut langsung dipindahkan dari Sangkulirang ke Markas Polres Kutai Timur di Sangatta dengan pengawalan ketat.

“Hati-hati di perjalanan, perjalanan kita masih panjang,” pesan Kapolres sebelum menutup arahan dengan doa bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!