Dorong Digitalisasi Administrasi Desa di Kutim, 132 Admin dan Pencatat Surat Ikuti Bimtek Aplikasi Srikandi
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Srikandi bagi admin dan pencatat surat desa serta kelurahan se-Kutim.
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim pada Selasa (2/9/2025) ini berlangsung selama dua hari dengan diikuti 132 peserta dari berbagai kecamatan, seperti Karangan, Muara Wahau, Muara Ancalong, Busang, dan wilayah lainnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kutim, Ayub, menyampaikan bahwa metode bimtek dilakukan dengan diskusi, tanya jawab, praktik, hingga simulasi korespondensi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menegaskan target penggunaan aplikasi Srikandi mencakup seluruh instansi di Kutim.
Menurutnya, digitalisasi merupakan keniscayaan di era revolusi industri yang serba cepat.
“Dunia itu sudah empat kali revolusi industri. Saat ini kita memasuki digitalisasi penuh bahkan cenderung robotik. Semua berbasis internet. Bahkan, untuk buat presentasi, kita bisa minta bantuan ChatGPT,” kata Mahyunadi.
Dia menambahkan, keuntungan dari revolusi industri hanya dirasakan oleh mereka yang lebih cepat beradaptasi dengan teknologi.
“Ini juga bertujuan agar desa-desa kita bisa menggunakan aplikasi ini. Dengan begitu, proses administrasi bisa dilakukan lebih cepat, transparan, akurat, dan efisien,” pungkasnya.
Mahyunadi berharap dukungan fasilitas memadai, terutama jaringan internet tanpa blank spot di Kutim, agar penerapan aplikasi Srikandi dapat berjalan maksimal. (*)



Tinggalkan Balasan