INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Dinilai Tak Relevan, Anggota DPRD Kutim Minta Pelatihan Calon Pekerja Perusahaan Tak Lagi Dilakukan di Luar Daerah

admin Chaliq - 12000 views
Anggota DPRD Kutim, Hj. Fitriyani.

KUTIM, INDEKSMEDIA.ID – Perusahaan-perusahaan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kerap melakukan pelatihan bagi calon pekerjanya di luar daerah. Hal ini mendapat tanggapan dari Anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kutim, Hj Fitriani.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai pelatihan bagi calon pekerja di perusahaan tak perlu lagi dilakukan. Pasalnya, pelatihan dapat dilakukan di Kutim.

Beberapa perusahaan diketahui merekrut pekerja dan mengirim mereka untuk menjalani pelatihan di luar daerah. Daerah yang biasa jadi tempat pelatihan di Banjarmasin dan Jakarta.

Untuk itu, Fitriani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim untuk berkomunikasi dengan perusahaan itu agar melakukan pelatihan di Kutim. Dia menilai pelatihan yang dilakukan di luar daerah seringkali tidak relevan dengan kondisi dan kebutuhan pekerjaan di Kutim.

“Pelatihan di luar daerah memang memberikan wawasan yang luas, tetapi ada beberapa aspek teknis dan lingkungan kerja di Kutim yang berbeda dan membutuhkan pendekatan khusus,” terangnya.

Bukan cuma itu, jika pelatihan dilakukan di Kutim, kata Fitriani akan memberikan dampak positif bagi daerah. Utamanya bagi perkembangan sektor ekonomi kerakyatan.

“Jika pelatihan dilakukan di Kutim, kita tidak hanya meningkatkan keterampilan pekerja dan menggerakkan ekonomi lokal. Pusat pelatihan bisa bekerjasama dengan lembaga pendidikan setempat, sehingga menghasilkan tenaga kerja yang benar-benar memahami kondisi daerah ini,” ujarnya.

Keuntungan melakukan pelatihan di Kutim juga dapat dirasakan masyarakat. Pasalnya, bila mereka melakukan pelatihan di Kutai Timur, biaya yang dikeluarkan perusahaan jadi lebih hemat.

“Pasti lebih hemat juga biayanya. Sebenarnya biaya yang dikeluar untuk pelatihan di luar daerah itu bisa untuk keperluan lainnya,” ucapnya.

“Kami berharap untuk kedepannya pelatihan tenaga pekerja dilakukan di Kutim saja, sehingga tidak hanya meningkatkan keterampilan pekerja tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian daerah,” tandasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!