Dangkal Hingga Air Tak Lancar, Kepala DTPHP Kutim Minta Penyuluh Petakan Jaringan Irigasi

Headline, News2800 views

KUTIM, INDEKSMEDIA.ID – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur (Kutim) Dyah Ratnaningrum menghadiri pesta panen yang dilaksanakan masyarakat Desa Tanah Abang, Senin (29/1/2024).

Saat menyampaikan sambutannya, dia mengatakan Kecamatan Long Mesangat menjadi salah satu sentral padi sawah Kutai Timur (Kutim).

“Jadi sebenarnya Long Mesangat adalah salah satu sentra padi sawah. Dari tiga lokasi yaitu di Kecamatan Kaubun, Desa Miau Baru Kecamatan Kongbeng dan Long Mesangat,” ucap Dyah.

Ditetapkannya menjadi sentral padi sawah karena wilayah Long Mesangat memiliki jaringan irigasi primernya. Selain itu, ada pula bendungan di dekat kecamatan tersebut. Bendungan itu adalah urat nadi untuk kegiatan pertanian.

“Walaupun ada beberapa kendala mengenai bendungan itu seperti pendangkalan sampai irigasi yang tak lancar. Sehingga masyarakat berebut air. Tentu ini menjadi PR kita bersama,” ujarnya.

Mengatasi persoalan minimnya air, Dyah pun meminta kepada penyuluh agar segera melakukan pemetaan jaringan irigasi. Supaya memudahkan apabila kurangnya debit air yang mengalir ke areal pertanian.

“Dengan adanya pemetaan jaringan irigasi, kita bisa segera tindak lanjut di APBD Perubahan” imbuhnya.

Terakhir, Dyah meminta semua pihak untuk terus mendukung pertanian di Long Mesangat. Terutama dalam mewujudkan Long Mesangat menjadi sentral padi sawah untuk Kutim. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *