Bumi Etam Fokus Kesuksesan Pemilu dan Percepatan Transformasi Ekonomi

Headline5200 views

SAMARINDA — Memasuki usia ke-67, Provinsi Kaltim terus mematangkan persiapan seperti meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) hingga infrastruktur wilayah yang andal untuk percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal itulah yang disampaikan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat membacakan sambutan pidato dalam momen HUT ke-67 Provinsi Kaltim yang dipusatkan di area Lapangan Stadion Gelora Kadrie Oening, Selasa (9/1/2024) pagi.

“Diharapkan dengan tekad tersebut Kaltim mampu mewujudkan peningkatan daya saing SDM, percepatan transformasi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi, peningkatan aksesibiltas dan konektivitas infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel,” jelasnya.

Ditambahkan Akmal, bahwa tahun 2024 ini adalah tahun politik, dengan akan dilaksanakannya Pemilihan Umum Serentak secara Nasional.

“Saya mengajak kita semua warga Kaltim, mari kita sukseskan pemilihan umum secara demokratis dengan rasa tanggung jawab. Saling menghormati dan menghargai dengan selalu menjaga kerukunan, kedamaian sekaligus memperkuat tali persaudaraan dan persatuan,” terangnya.

Kemudian dalam momen itu, Akmal mengutarakan atas nama Pemprov Kaltim mengucapkan selamat dan sukses kepada kabupaten/kota di Kaltim yang menerima panji panji keberhasilan pembangunan, dan kepada para Camat berprestasi yang menerima penghargaan pada hari ini.

“Saya percaya bahwa panji panji keberhasilan dan penghargaan ini bukanlah akhir dari tujuan pembangunan, tapi jauh dari pada itu adalah pemantik semangat untuk terus memajukan pembangunan yang berdampak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” urainya.

Senada, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat ditemui awak media menegaskan jika pemberian panji ini bukan kompetisi menang atau kalah.

“Tapi lebih ke apresiasi agar setiap kabupaten dan kota akan senantiasa lebih meningkatkan kinerja, sekaligus memotivasi dan sebagai sarana monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan di masing-masing daerah,” singkatnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *