Alat Tangkap Ikan Hingga Santunan Kematian, Pemprov Kaltim Serahkan Bantuan ke Masyarakat Kutim

Headline, News3300 views

KUTIM, INDEKSMEDIA.ID – Malam ramah tamah bersama Pemkab Kutai Timur (Kutim) yang dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menyerahkan sejumlah bantuan untuk warga Kutim.

Bantuan itu mulai dari alat tangkap dan sarana budidaya hingga santunan jaminan kematian.

Penyerahan itu dilakukan Pj Gubernur Kaltim didampingi Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman dan Anggota DPRD Kaltim M Udin di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Rabu (31/1/2024) malam.

Bantuan itu antara lain, dari Dinas Perikanan Kaltim berupa alat tangkap dan sarana budidaya kepada 5 nelayan. Dari BPBD Kaltim kepada 21 relawan berupa bantuan APD Karhutla dan paket logistik.

Dari DPMDes Kaltim, bantuan bibit madu kelulut untuk masyarakat hukum adat Wehea Nehas Liah Bing sebanyak 20 set up.

Kemudian, dari Dinas Peternakan Kaltim yang memberikan 8 bibit ternak sapi untuk Poktan Sido Muncul dan Lunbus Mandiri.

Terakhir, ada dari BPJS Kaltim menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris Ibu Kamariah dan ahli waris Lestari Sumani.

Saat sambutan, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengatakan bantuan yang diberikan bukan murni dari pemerintah provinsi (Pemprov) Kaltim. Karena pemprov itu eksekutif yang berasal dari kata eksekutor artinya tukang eksekusi.

“Sesungguhnya bantuan-bantuan itu direncanakan oleh DPRD yang merupakan wakil rakyat kita. Jadi kalau mau ucapkan terima kasih jangan sama saya, berterima kasih juga kepada DPRD,” kata Akmal Malik yang juga menjabat sebagai Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI tersebut.

Ia menambahkan dalam pemerintahan itu ada eksekutif dan legislatif yakni Pemerintah dan DPRD. Jadi bekerja harus secara bersama-sama, sehingga mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

“DPRD yang merencanakan, pemprov yang mengeksekusi bersama perangkat daerah,”ujarnya dihadapan jajaran pejabat lingkup Pemkab Kutim, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan stakeholder, camat dan undangan lainnya.

Sebelumnya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi Pemprov Kaltim yang sudah menyalurkan bantuan untuk warga Kutim, selain berkunjung dan menjalin silaturahmi di Tanah Tuah Bumi Untung Benua tersebut.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dan dikembangkan dalam upaya meningkatkan pembangunan di Kutim,” ucap Ardiansyah.

Di tempat yang sama, perwakilan masyarakat hukum adat Wehea Nehas Liah Bing yakni Ledjie Taq mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pj Gubernur Kaltim dan jajarannya yang telah mengapresiasi masyarakat adat yang selama ini terus menjaga hutan untuk keberlangsungan bersama. Untuk itu, ia berharap suatu saat nanti Pj Gubernur Kaltim dapat berkunjung ke hutan adat mereka.

“Kami merasa senang sekali, karena selama kami jaga hutan tidak ada sama sekali bantuan yang diberikan seperti ini. Kami bisa mendapatkan bantuan bibit madu kelulut 20 set up,” singkatnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *