Instruksi Prabowo Belum Berjalan, LPG 3 Kg Masih Langka di Kutai Timur
KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Liquefied Petroleum Gas atau yang biasa dikenal LPG mengalami kelangkaan di berbagai daerah di Indonesia termasuk Kabupaten Kutai Timur (Kutim). LPG tiga kilogram atau LPG bersubsidi langka beberapa waktu terakhir.
Hal tersebut lantaran Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengeluarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang Liquefied Petroleum Gas (LPG) Tertentu Tepat Sasaran.
Regulasi itu mengatur, hanya subpangkalan resmi yang memiliki nomor induk berusaha (NIB) yang diizinkan menjual tabung LPG tiga kilogram.
“Sekarang LPG tiga kilogram susah, katanya peraturan itu biar kita dapat harga eceran terendah (HET) yang dari pusat Rp 21.000 ribu tapi nyatanya bukan dapat murah malah mahal bahkan ada yang sampai Rp 28.000 ribu,” ujar Aghist, Salah seorang warga Sangatta yang juga berjualan bakso, Jumat (07/02/2024).
Ia juga mengatakan, saat ini tidak semua pangkalan menyediakan sesuai dengan kebutuhan, sebab antrian bisa sampai seratus orang lebih akan tetapi LPG tiga kilogram yang tersedia tidak sesuai aturan.
Sehingga banyak warga yang sudah mengantri lama pulang dengan tangan kosong, dan diperburuk oleh antrian yang wajib menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
“Pangkalan di Sangatta ini hanya berapa sedangkan kebutuhan di masyarakat ribuan jelas kita kesusahan ditambah peraturan yang aneh-aneh untuk nunjukin KTP sama KK,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Aghist juga menjelaskan walaupun sudah ada intruksi Presiden Prabowo yang ia lihat melalui saluran Televisi, akan tetapi intruksi tersebut belum sampai hingga ke daerah.
Terlebih akibat fenomena yang terjadi dari tiga gerobak bakso yang dimiliki Aghist, yang beroperasi hanya dua gerobak karena sulit mendapatkan LPG tiga kilogram untuk berjualan.
“Saya pengennya intruksi dari presiden dijalankan jadi pengecer itu biasa jualan biar bisa mengurai antrian dan kebutuhan kita, soalnya karena susah LPG tiga kilogram satu gerobak bakso saya tidak berjualan,” tutupnya. (rahmat)



Tinggalkan Balasan