INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Dukung Penerapan Ekonomi Hijau Dalam Pengelolaan Wisata, RKB: Gagasan Inovatif

admin - 16000 views

SANGATTA–Sulastin, Staf Ahli Bupati Kutim yang juga merupakan anggota Lembaga Administrasi Negara (LAN) Angkatan IX Tahun 2024 mengusung gagasan inovatif yakni penerapan ekonomi hijau dalam pengelolaan kawasan wisata di Kutai Timur.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Remaong Koetai Berjaya (RKB) Kutai Timur Fauzi menyatakan dukungannya terhadap gagasan ini. Alasannya, ide tersebut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.  “Saya mendukung penerapan ekonomi hijau dalam pengelolaan kawasan wisata di Kabupaten Kutai Timur yang digagas oleh Ibu Sulastin,” ujarnya.

Menurutnya, dengan penerapan ekonomi hijau dalam pengelolaan kawasan wisata, diharapkan sektor industri ekonomi kreatif, khususnya pariwisata (ekowisata), dapat terintegrasi dengan baik. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan penggunaan sumber daya alam secara bertanggung jawab, mencegah dan mengurangi polusi, serta menciptakan peluang peningkatan kesejahteraan khususnya bagi UMKM dan masyarakat tradisional pelaku wisata.

Konsep ekonomi hijau yang diusung ini memiliki berbagai tujuan mulia, termasuk investasi dan pemberdayaan sektor ekonomi dengan tujuan mengurangi tekanan terhadap lingkungan. Peningkatan efisiensi konsumsi energi dan sumber daya menjadi salah satu fokus utama dalam pengelolaan kawasan wisata di Kabupaten Kutai Timur.

Untuk merealisasikan proyek ini, pemerintah Kutai Timur perlu melakukan optimalisasi pengelolaan kawasan wisata, penataan tempat UMKM dan pusat kuliner yang dikelola UMKM, pembangunan lanskap taman dengan tanaman yang bernilai ekonomi tinggi, serta pelestarian lingkungan dengan teknologi pengelolaan limbah 3R (reduce, reuse, recycle). Selain itu, pemberdayaan masyarakat sadar wisata dan regulasi di berbagai level menjadi faktor penting dalam keberhasilan proyek ini.

“Diharapkan dapat mempercepat penerapan ekonomi hijau dalam pengelolaan kawasan wisata di Kutai Timur. Dengan demikian, pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dapat tercapai, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam,” tuturnya.

Sulastin mengungkapkan bahwa proyek perubahan ini bertujuan untuk mengelola kawasan wisata dengan prinsip ekonomi rendah emisi dan penggunaan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

“Ekonomi Hijau adalah kegiatan ekonomi yang dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembatasan sumber daya alam dan rendah emisi,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menyiapkan program Green Growth sebagai langkah mitigasi menghadapi perubahan iklim. Langkah ini meliputi bauran kebijakan yang mencakup substansi, kelembagaan, dan pembiayaan.

Sulastin menekankan filosofi di balik branding “Guang Enyien Green Economy,” yang diartikan sebagai kombinasi antara manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan. “Kami membawa branding ‘Guang Enyien Green Economy’ dengan filosofi mata uang yang berarti nilai ekonomi. Pohon rimbun yang berarti lingkungan hidup yang alami dan terjaga, serta burung enggang yang melambangkan penguasa alam. Penjelasannya, memperoleh manfaat ekonomi tinggi tanpa mengganggu fungsi alami lingkungan di bawah naungan penguasa alam,” terangnya.

Beberapa langkah konkret yang diusulkan dalam penerapan ekonomi hijau di kawasan wisata meliputi: Integrasi aspek perubahan iklim dalam kebijakan pembangunan, khususnya di bidang ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama sektor UMKM dan keunikan masyarakat tradisional, peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui konsep 3R (reduce, reuse, recycle), Selain itu, peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim dan kegiatan ekonomi rendah emisi. “Serta pengelolaan tanaman bernilai ekonomi tinggi dan eksotis,” pungkas Sulastin. (eka)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!