Keluarga Azis Leo Deklarasikan Dukungan untuk Pasangan ARMY di Pilkada 2024
KUTIM – Keluarga besar Azis Leo, bersama masyarakat dan pemuda Rantau Pulung, mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan ARMY (Ardiansyah-Mahyunadi) dalam Pilkada 2024 pada Senin (22/07/2024). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti mantan Camat Rantau Pulung Didi Herdiansyah, Sekretaris Partai Perindo Nasruddin, dan Lukman, mantan caleg PKS.
Acara ini diadakan di kediaman Leo yang dipenuhi oleh berbagai kalangan , termasuk tokoh masyarakat dan pemuda, serta keluarga besar H. Daeng Naba. Dalam sambutannya, Leo menegaskan komitmen untuk memenangkan pasangan ARMY melalui tim yang telah dibentuknya, yaitu Jaringan Ardiansyah-Mahyunadi (JANGKAR).
Ia juga menyampaikan bahwa penjaringan akan dilakukan dengan harmonis melalui JANGKAR di beberapa tempat di wilayah Rantau Pulung. “Kami akan melakukan beberapa tahapan penjaringan tim melalui JANGKAR yang telah kami bentuk di beberapa tim di Rantau Pulung beserta beberapa masyarakat dan pemuda,” kata Leo kepada wartawan.
Mahyunadi yang turut hadir mengajak masyarakat untuk meneriakkan yel-yel dalam bahasa Makassar dengan semangat. Yel-yel tersebut diambil dari sejarah film Datuk Museng dan memiliki makna yang dalam, yaitu mendorong semangat untuk maju dengan penuh keyakinan.
“Punna sitangga tanggako assulukko, punna tojeng-tojengko rewako,” teriak Mahyunadi dengan penuh semangat. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya “Kalau kamu setengah-setengah lebih baik mundur atau keluar saja, kalau kamu betul-betul serius, melawan atau maju.”
Didi Herdiansyah yang dikenal sebagai pencetus Gelar Rantau Pulung Bangkit menegaskan komitmennya untuk mendukung pasangan ARMY, meskipun kesibukannya sebagai bagian dari KONI Provinsi Kalimantan Timur dalam persiapan atlet untuk PON di Demey dan Aceh. “Demi kemenangan ARMY, saya akan selalu hadir jika Mahyunadi memanggil,” jelasnya.
Mahyunadi menutup acara dengan menyampaikan pesan tentang pentingnya memahami tanda-tanda dalam kehidupan. Semua kejadian punya petanda masing-masing. Seperti mendung petanda hujan akan turun. Contoh lain, malam menjelang akan didahului senja yang bertandang.
Ia yakin bahwa tanda-tanda kemenangan ada pada pasangan Ardiansyah-Mahyunadi. “Barang siapa yang pandai membaca tanda-tanda, maka dialah orang yang selamat. Saya akan jelaskan tanda-tanda yang akan menang nanti ini adalah pasangan Ardiansyah-Mahyunadi,” tutup Mahyunadi. (eka)



Tinggalkan Balasan