INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Mandiri dan Profesional, Bupati Kutim Minta Kontraktor Siapkan Modal

admin - 2600 views
Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman meminta pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pemerintah untuk memiliki kesiapan finansial dan tidak lagi bergantung pada pencairan uang muka untuk memulai pekerjaan.

Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Kutim mendorong tata kelola proyek yang lebih profesional dan tepat waktu.

Menurut Ardiansyah, kontraktor yang mengikuti proyek pemerintah harus datang dengan perencanaan yang matang, termasuk kesiapan modal kerja. Dengan begitu, pekerjaan dapat segera berjalan setelah kontrak ditandatangani tanpa terkendala persoalan pendanaan.

“Sekarang mereka harus betul-betul menunjukkan bahwa mereka punya modal. Jadi tidak lagi hanya mengandalkan uang muka,” ujar Ardiansyah usai menghadiri pengukuhan asosiasi kontraktor, Senin (6/7/2026).

Dia menjelaskan, kemampuan finansial menjadi salah satu indikator kesiapan kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan. Selain mempercepat pelaksanaan proyek, hal itu juga dinilai dapat membantu menjaga kualitas pekerjaan hingga selesai sesuai target.

Di sisi lain, Ardiansyah mengingatkan bahwa pemerintah daerah akan bertindak tegas terhadap kontraktor yang tidak memenuhi kewajibannya. Menurutnya, komitmen untuk bekerja sesuai kontrak merupakan hal yang tidak bisa ditawar.

“Itu bukan sekadar pernah saya sampaikan, tetapi memang sudah menjadi peringatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila ditemukan penyedia jasa yang tidak melaksanakan pekerjaan sesuai ketentuan atau melanggar isi kontrak, pemerintah akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku.

“Kalau ada yang bermain-main, tentu ada konsekuensinya. Semua diproses sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Meski demikian, Ardiansyah memastikan Pemkab Kutim tetap memberikan ruang bagi kontraktor lokal untuk terlibat dalam pembangunan daerah. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas, kompetensi, dan kesiapan usaha agar mampu bersaing secara sehat.

Menurutnya, pembekalan bagi pelaku jasa konstruksi merupakan langkah positif untuk meningkatkan pemahaman terhadap aspek teknis, administrasi, hingga proses pengadaan barang dan jasa.

“Pembekalan itu bagus supaya kemampuan mereka semakin maksimal. Jangan hanya punya keinginan, tetapi juga harus memiliki kemampuan,” ungkapnya.

Ardiansyah berharap kontraktor lokal terus meningkatkan kualitas dan profesionalismenya sehingga mampu menjadi mitra pemerintah yang andal dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kutai Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!