https://www.zeverix.com/

INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)

Sewa Land Rover Defender Rp160 Juta Jadi Sorotan, Andi Harun Minta Inspektorat Audit

Jibril Daulay Jibril Daulay
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Yah/Indeksmedia.id)

INDEKSMEDIA, SAMARINDA – Polemik mengenai biaya sewa mobil mewah jenis Land Rover Defender oleh Pemerintah Kota Samarinda senilai Rp160 juta per bulan masih menjadi sorotan publik.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan pihaknya justru meminta dilakukan pemeriksaan agar persoalan tersebut dapat dievaluasi secara terbuka.

Andi Harun yang disapa AH mengungkapkan, dirinya secara langsung mendatangi Inspektorat untuk meminta dilakukan audit terhadap penggunaan kendaraan operasional tersebut.

“Terkait polemik mobil yang ramai beberapa hari terakhir, saya justru datang sendiri ke inspektorat dan meminta agar dilakukan pemeriksaan. Jika memang ada hal-hal yang perlu diluruskan, silakan dievaluasi dengan baik, meskipun hal itu menyangkut kepala daerah atau wakil kepala daerah,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh penggunaan fasilitas pemerintah daerah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Yang ingin kami pastikan adalah seluruh penggunaan fasilitas pemerintah daerah dilaksanakan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran daerah,” jelasnya.

AH juga menjelaskan bahwa skema sewa kendaraan dipilih sebagai alternatif agar pemerintah tidak perlu mengeluarkan anggaran besar sekaligus untuk pengadaan kendaraan dinas.

“Kalau harus membeli sekaligus puluhan mobil dinas tentu membutuhkan anggaran besar, sementara kemampuan keuangan daerah terbatas. Dengan skema sewa, kendaraan operasional tetap bisa digunakan untuk menunjang pelayanan publik,” katanya.

Ia menegaskan pemerintah kota tidak menghindari polemik yang muncul di tengah masyarakat. Justru menurutnya, kritik publik dapat menjadi bahan evaluasi dalam tata kelola pemerintahan.

“Karena itu kami tidak menghindar dari persoalan. Justru kami memilih untuk menghadapinya secara terbuka. Kalau ada yang salah, kita evaluasi. Jika ada yang perlu diluruskan, kita luruskan bersama,” ucapnya.

Bahkan, Andi Harun mengaku telah mengeluarkan surat resmi agar Inspektorat tidak ragu melakukan pemeriksaan meskipun menyangkut kepala daerah.

“Saya bahkan mengeluarkan surat resmi tadi, lengkap. Supaya inspektorat tidak ragu, walaupun itu kepala daerahnya sendiri,” tegasnya.

Wali kota samarinda itu juga menyampaikan apresiasi kepada media yang memberitakan polemik tersebut secara objektif.

“Saya malah berterima kasih kepada teman-teman media yang secara objektif menyampaikan beritanya. Itu sarana bagi saya juga untuk melakukan evaluasi. Bisa jadi tidak semua yang kami lakukan benar. Dengan itu kami bisa belajar untuk lebih berhati-hati lagi,” ungkapnya.

Orang nomor satu di kota tepian itu menambahkan, kendaraan tersebut pada dasarnya diperuntukkan bagi tamu pemerintah, namun dalam beberapa kesempatan juga digunakan untuk kegiatan kedinasan.

“Saya tidak pernah bilang tidak pernah memakai. Dari awal saya sampaikan itu mobil tamu dan memang kadang saya gunakan untuk kegiatan kedinasan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!