INDEKS MEDIA KALTIM

Berita Hari Ini di Kalimantan Timur (Kaltim)



Isra Mi’raj, Yusri Yusuf : Bermakna Teologis, Butuh Iman untuk Percaya

Chaliq - 2600 views
Anggota DPRD Kutai Timur, Yusri Yusuf.

KUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yusri Yusuf, menerangkan peristiwa Isra Mi’raj merupakan momen penting dalam sejarah Islam yang sarat dengan makna teologis dan spiritual, khususnya dalam penguatan iman serta kewajiban menjalankan salat lima waktu.

Menurut Politisi Demokrat itu, Isra Mi’raj adalah peristiwa diangkatnya Nabi Muhammad SAW dari bumi ke langit, dimulai dari perjalanan Isra, yakni dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian dilanjutkan dengan Mi’raj ke langit ketujuh untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT.

“Dalam Islam ada momen di mana seorang manusia diangkat dari bumi sampai ke langit, yaitu Isra Mi’raj. Itu adalah perjalanan Nabi dari Mekkah sampai ke Palestina, ke Masjidil Aqsa, lalu Mi’raj ke langit ketujuh. Perjalanan itu adalah proses keimanan, dan untuk mempercayainya dibutuhkan iman,” ujar Yusri.

Dia menjelaskan, secara logika manusia dan hukum alam, perjalanan tersebut sulit diterima karena pada masa itu tidak ada sarana transportasi seperti sekarang.

Oleh sebab itu, Isra Mi’raj menjadi ujian keimanan sekaligus penguatan keyakinan umat Islam terhadap kekuasaan Allah SWT.

“Kalau dimaknai, Isra Mi’raj betul-betul bermakna teologis dan spiritual. Perjalanan itu menunjukkan bahwa mempercayai Isra Mi’raj butuh keimanan, dan mempercayai perintah salat juga butuh keimanan,” terangnya.

Yusri menekankan, keistimewaan Isra Mi’raj terletak pada perintah salat yang diterima langsung Nabi Muhammad SAW tanpa perantara apa pun. Hal ini, menurutnya, menunjukkan kedudukan Rasulullah yang sangat tinggi di sisi Allah.

“Perintah lain seperti zakat, puasa, dan haji disampaikan melalui Al-Qur’an. Sementara salat, perintahnya langsung dari Allah kepada Nabi Muhammad dan langsung disampaikan kepada umatnya. Nabi-nabi sebelum beliau tidak pernah menerima perintah salat secara langsung seperti itu,” jelas Yusri.

Dia menambahkan, esensi peringatan Isra Mi’raj adalah menguatkan iman sekaligus mengingatkan umat Islam untuk menjaga salat sebagai kewajiban utama.

“Perjalanan Isra Mi’raj itu hadiahnya adalah perintah salat. Dengan melaksanakan salat kita bisa menjaga keamanan, lebih dekat kepada Tuhan, dan juga menjaga kesehatan. Isra Mi’raj mengajarkan kita untuk tetap teguh dalam keimanan dan selalu menjaga salat agar kita semakin dekat kepada Allah,” tutupnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!